Pemkab Bangka Tengah Komit Tingkatkan Rata-Rata Lama Sekolah, Dorong Kemajuan Pendidikan

Sabtu, 02 Mei 2026, 20:04 WIB

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah, sebagai salah satu indikator penting dalam mengukur kemajuan sektor pendidikan di daerah itu.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Sabtu, mengatakan peningkatan rata-rata lama sekolah merupakan bagian strategis dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ket. Foto: Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman. — Sumber: Antara Foto

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Tengah pada 2025, rata-rata lama sekolah masyarakat setempat tercatat sebesar 7,22 tahun atau masih berada di bawah jenjang pendidikan menengah.

“Ke depan, kami berharap dunia pendidikan di Bangka Tengah terus mengalami kemajuan. Indikator seperti rata-rata lama sekolah harus meningkat secara bertahap,” ujar Algafry.

Ia mengatakan, peningkatan indikator tersebut tidak hanya bergantung pada akses pendidikan tetapi juga kualitas lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.

Menurut dia, sekolah harus mampu menghadirkan suasana yang aman, nyaman, dan inklusif sehingga siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan merasa betah di lingkungan pendidikan.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman, sehingga siswa dapat berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun karakter,” katanya.

Algafry juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk kualitas generasi muda karena guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik sekaligus teladan bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan menjadi contoh. Oleh karena itu, evaluasi diri dan peningkatan kapasitas harus terus dilakukan demi memberikan yang terbaik bagi siswa,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, lanjut dia, akan terus mengupayakan berbagai program untuk meningkatkan mutu pendidikan, termasuk melalui penguatan kebijakan, peningkatan sarana prasarana, serta dorongan terhadap capaian rata-rata lama sekolah sebagai indikator utama pembangunan pendidikan daerah.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.