Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Driver Ojol Gembira Presiden Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Jadi 8 Persen

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 13:54 WIB | Oleh:
Para Driver Ojol Gembira Presiden Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Jadi 8 Persen Doc: ANTARA/Mecca Yumna
Ket. Seorang mitra pengemudi ojek daring di Jakarta, Jumat (1/5).

JAKARTA - Pada Hari Buruh Internasional atau May Day sejumlah mitra pengemudi ojek daring (ojol) merespons positif kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memangkas potongan pendapatan yang diambil perusahaan aplikator dari pengemudi ojol menjadi delapan persen.

Selain itu pemerintah mengharuskan pemberi kerja untuk memberikan jaminan sosial bagi pekerjanya, seperti jaminan kecelakaan kerja, BPJS Kesehatan, dan asuransi kesehatan, mengingat risiko kerja yang tinggi bagi pengemudi ojek.

Seorang mitra pengemudi ojol Jasmoro di Jakarta, Jumat, mengatakan kebijakan tersebut bagus, namun harus dijalankan dan tidak hanya sekedar wacana saja.

"Jadi kita harus benar-benar ke depannya diperhatikan, untuk driver-driver juga. Soalnya memang sementara ini, driver sekarang ini lagi sengsara banget ini. Potongannya gede, enggak jelas lagi," kata Jasmono.

Dia berharap kebijakan itu dapat dilaksanakan dengan lancar.

Terkait layanan kesehatan bagi buruh, dia menyebut salah satu program pemerintah yang dia rasakan manfaatnya yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dengan program itu, dia tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengetahui status kesehatannya.

Senada, mitra pengemudi ojol Aditya Muhammad mengatakan kebijakan tersebut bagus bagi para buruh.

Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 untuk memangkas potongan pendapatan yang diambil perusahaan aplikator dari pengemudi ojol menjadi delapan persen. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.