Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ISI Surakarta Jalin Kerja Sama dengan Sanggar Keris Mataram Yogyakarta

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 18:27 WIB | Oleh:
ISI Surakarta Jalin Kerja Sama dengan Sanggar Keris Mataram Yogyakarta Doc: Dok. Istimewa

YOGYAKARTA — Program Studi Senjata Tradisional Keris, Jurusan Kriya, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, melakukan studi ekskursi sekaligus penandatanganan kerja sama dengan Sanggar Keris Mataram (SKM) Yogyakarta, Kamis (30/4/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan akademik dan praktik pelestarian budaya di lapangan.

Ketua Sanggar Keris Mataram, Ki Nurjianto alias Gus Poleng, menyatakan kolaborasi tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan keris sebagai warisan budaya. Ia menekankan bahwa keris tidak hanya dipahami sebagai benda fisik, melainkan juga mengandung nilai filosofi, sejarah, dan spiritual yang perlu dipelajari secara menyeluruh.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan kesinambungan antara ilmu akademik dan praktik tradisi, mulai dari proses tempa, pemahaman dapur dan pamor, hingga nilai-nilai yang menyertainya,” kata Gus Poleng.

Ketua Prodi Keris ISI Surakarta, M. Ubaidul Izza, menjelaskan bahwa studi ekskursi merupakan agenda rutin untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait dunia kerja. Menurut dia, kemitraan dengan SKM Yogyakarta membuka peluang baru bagi mahasiswa dan alumni dalam memahami tantangan dan prospek di bidang perkerisan.

Dosen pendamping, Dr. Kuntadi Wasi Darmojo, menambahkan bahwa pihaknya mendorong kerja sama yang lebih intensif agar lulusan mampu bersaing di berbagai sektor. Ia menilai SKM Yogyakarta dapat menjadi rujukan praktik yang relevan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.

Pengelola Museum dan Galeri Keris SKM Yogyakarta, Ki Arya Pandhu, mengatakan ruang kerja bagi lulusan Prodi Keris tidak terbatas pada pembuatan keris, tetapi juga mencakup bidang edukasi, konservasi, kurasi, hingga promosi budaya. “Kami terbuka untuk kemitraan, baik secara komersial maupun nonkomersial, demi mendukung pelestarian keris,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh rombongan dosen, praktisi, dan 20 mahasiswa Prodi Keris ISI Surakarta semester 2 dan 4. Studi ekskursi tersebut diharapkan menjadi awal pengembangan kerja sama berkelanjutan dalam bentuk penelitian, pelatihan, serta penguatan ekosistem pelestarian keris di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.