Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Dampingi UMKM Sikapi Kenaikan Harga Plastik

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 12:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Dampingi UMKM Sikapi Kenaikan Harga Plastik Doc: ANTARA
Ket. Kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Pasaman Barat. Saat ini dinas terkait melakukan monitoring dan pendampingan pelaku UMKM menyikapi harga plastik yang naik.

SIMPANG EMPAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat  melakukan pendampingan pelaku UMKM di daerah itu  agar tetap mampu menjaga stabilitas produksi dan harga jual menyikapi dampak kenaikan harga plastik.

"Hampir semua UMKM terdampak akibat kenaikan harga plastik dipicu pasokan global dan harga energi di dunia yang tidak bisa kita hindari," kata Kepala Bidang UKM Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Pasaman Barat, Khairil, di Simpang Empat, Kamis (30/4).

Menurut dia, pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari pemantauan harga dan ketersediaan barang di pasar hingga pendampingan langsung kepada pelaku UMKM.

"Pendampingan ke UMKM terus kita lakukan bagaimana menyiasati harga plastik yang naik," katanya.

Dia memberikan solusi kepada pelaku UMKM Pasaman Barat untuk mulai beralih ke alternatif kemasan nonplastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

"Kita mencoba mendampingi untuk inovasi kemasan di UMKM. Tidak mutlak menggunakan plastik, tapi dengan bahan-bahan lain yang bisa menekan biaya produksinya," kata dia.

Selain mendorong substitusi kemasan, pihaknya juga mengajak menggunakan bahan selain plastik. 

Jika pun harga naik, dia mengharapkan masih dalam kewajaran sehingga tidak menambah beban masyarakat.

Pihaknya juga telah melakukan pengecekan di sejumlah toko dan pasar. Hasil pengecekan itu menunjukkan adanya kenaikan harga plastik.

"Monitoring dan pendampingan akan terus kita lakukan sambil mencari solusi dari kenaikan harga plastik itu," katanya.

Salah seorang pedagang rumah makan di Simpang Empat Ita (61) membenarkan harga plastik mengalami kenaikan dari biasanya.

Jika sebelumnya harga plastik Rp36 ribu per kilogram saat ini naik menjadi Rp55 ribu per kilogram.

"Selain harga plastik naik harga sejumlah kebutuhan juga naik seperti ayam biasanya Rp40 ribu per kilogram saat ini naik menjadi Rp43 ribu. Minyak kita biasanya Rp14 ribu naik menjadi Rp20 ribu per kilogram dan harga telur ayam  naik dari Rp55 ribu menjadi Rp65 ribu per tray," katanya.

Menyikapi itu, dia terpaksa menaikkan harga penjualan. Biasanya satu porsi nasi Rp25 ribu saat ini naik menjadi Rp30 ribu per bungkus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.