- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Sebut Iran 'Nyaris R...
Trump Sebut Iran 'Nyaris Runtuh', Minta Selat Hormuz Segera Dibuka
Rabu, 29 Apr 2026, 10:36 WIBWASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengeklaim Iran berada di ambang kehancuran dan telah meminta Amerika Serikat membuka kembali Selat Hormuz "secepat mungkin."
"Iran baru saja memberi tahu kami bahwa mereka dalam kondisi 'nyaris runtuh'," tulis Trump di platform Truth Social, Selasa (28/4).
"Mereka ingin kami âmembuka Selat Hormuzâ sesegera mungkin, karena mereka sedang mencoba menyelesaikan situasi kepemimpinan mereka (yang saya yakini akan dapat mereka lakukan!)."
Namun, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut komunikasi tersebut, dan belum ada konfirmasi langsung dari pejabat Iran.
Pernyataannya itu muncul di tengah laporan bahwa ia tidak puas dengan proposal dari Iran untuk membuka kembali selat tersebut dan mengakhiri perang.
Menurut The New York Times, Trump mendapat pengarahan mengenai rencana tersebut dalam pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih pada Senin, mengutip sumber anonim.
Proposal itu dikabarkan berisi seruan agar AS mengakhiri blokade pelabuhan Iran, memperpanjang gencatan senjata atau menjadikannya permanen, serta memulai pembicaraan nuklir setelah pembatasan maritim dicabut.
Proposal itu tidak membahas program nuklir Iran, yang menjadi poin utama bagi AS.
AS dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran sejak 28 Februari yang menewaskan lebih dari 3.300 orang, menurut otoritas Iran.
Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan aset-aset AS di kawasan.
AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada 8 April yang dimediasi Pakistan.
Meski gencatan itu awalnya dijadwalkan berakhir pada 22 April, Trump mengumumkan perpanjangan tanpa batas waktu pada 21 April atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan kepala militer Asim Munir.
- Donald Trump
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Trump Dievakuasi Saat Terjadi Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam
-
Trump akan Batalkan Mayoritas Perintah Eksekutif yang Ditandatangani Joe Biden
-
Ketua Dewan Pembina IMI Bambang Soesatyo Berharap IMHAX Terus Berkembang
-
Trump Konfirmasi Bantuan $12 Miliar untuk Petani Amerika di Tengah Kekhawatiran Perdagangan dan Kenaikan Harga
-
Australia Gelontorkan Dana Awal 2,8 Miliar Dollar AS untuk Galangan Kapal Selam Nuklir
-
Indonesia Terima Repllika Prasasti Nalanda dari Pemerintah India
-
Dirut KAI: Masalah Utang Kereta Cepat Whoosh Sudah Beres, Skema Pembayaran Dirumuskan Pemerintah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.