Jelajah Rasa Minang, Kemenpar Hadirkan Paket Wisata Gastronomi di Padang

Rabu, 29 Apr 2026, 17:40 WIB

PADANG – Wisata gastronomi berkembang sebagai pendekatan pariwisata yang tidak hanya menjual destinasi, tetapi juga pengalaman budaya melalui makanan.

Aktivitas ini mengangkat kuliner lokal sebagai representasi identitas daerah, mulai dari bahan baku, teknik memasak, hingga nilai tradisi yang menyertainya.

Ket. Foto: Ilustrasi - Kementerian Pariwisata menghadirkan program tur gastronomi. — Sumber: ANTARA/ HO-Kemenpar

Dengan demikian, gastronomi menjadi pintu masuk untuk memahami kearifan lokal secara lebih mendalam.

Dari sisi ekonomi, wisata gastronomi memiliki efek berantai yang luas karena melibatkan banyak pelaku, seperti petani, nelayan, UMKM kuliner, hingga sektor logistik dan perhotelan.

Ketika dikelola dengan baik, model ini mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata.

Namun, pengembangannya membutuhkan standar kualitas yang konsisten, mulai dari higienitas, storytelling, hingga pengalaman wisata yang terkurasi.

Tanpa itu, potensi gastronomi hanya berhenti pada konsumsi semata, belum menjadi diferensiasi yang kuat dalam persaingan pariwisata global.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyiapkan paket wisata gastronomi untuk Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang saat ini sedang berupaya mendapatkan pengakuan dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) di bidang gastronomi.

"Kami bersama dunia industri dan dinas pariwisata membuat paket-paket wisata gastronomi bagi Kota Padang," kata Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana di Kota Padang, Rabu (29/4).

wisata gastronomi merupakanperjalanan wisata ke suatu daerah yang menjadikan makanan sebagai tujuan utama rekreasi, termasuk di dalamnya sejarah, asal muasal, budaya, seni penyajian.

Hal tersebut disampaikan Menpar RI saat mengunjungi Kompleks Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang berada di jantung Kota Padang bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Anggota DPD RI Irman Gusman.

Menpar mengatakan penyiapan paket wisata tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat khususnya Kemenpar dalam memajukan program pemerintah daerah di sektor pariwisata.

Dalam kunjungan itu, ia berharap pada 2027 Kota Padang bisa menyelenggarakan Wonderful Indonesia Gastronomi.

Agenda itu diharapkan menjadi instrumen yang kuat bagi Padang agar segera mendapatkan pengakuan internasional terutama dalam hal gastronomi.

Ia meyakini Pemerintah Kota Padang bisa menyelenggarakan agenda pariwisata berskala internasional tersebut. Apalagi, beberapa kota besar di Indonesia yakni Jakarta dan Bali sudah lebih dulu mengadakannya.

Artinya, praktik baik sebelumnya bisa menjadi acuan bagi Kota Padang untuk menyukseskan Wonderful Indonesia Gastronomi 2027.

"Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menyelenggarakan di Kota Padang," harap dia.

Menpar menyebut dengan menggencarkan sektor gastronomi maka berbagai macam kuliner asal Ranah Minang akan semakin dikenal luas oleh publik di kancah nasional bahkan internasional.

Upaya ini diharapkan sekaligus menjadi pintu masuk mendatangkan wisatawan dari berbagai negara untuk berkunjung ke Ranah Minang sehingga turut menopang pertumbuhan ekonomi daerah maupun pusat.

  • pemkot padang
  • wisata gastronomi

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.