Harga Bahan Pokok Naik, Kalsel Andalkan Gerakan Pangan Murah Lintas SKPD

Rabu, 29 Apr 2026, 06:25 WIB

Banjarbaru - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggencarkan gerakan pangan murah (GPM) lintas satuan kerja perangkat daerah (SKPD) secara berkelanjutan guna menekan kenaikan harga bahan pokok dan menjaga stabilitas inflasi yang tercatat sebesar 4,83 persen.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan Syamsir Rahman di Banjarbaru, Selasa (28/4), mengatakan GPM dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan dinas pertanian, perikanan, perdagangan, serta perangkat daerah lainnya.

Ket. Foto: Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. — Sumber: Antara

“Gubernur menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk turun langsung melaksanakan GPM, terutama di wilayah dengan tekanan inflasi tinggi,” kata Syamsir .

Ia menjelaskan pelaksanaan GPM dilakukan secara rutin hampir setiap bulan dengan frekuensi dua kali kegiatan, serta didukung intervensi tambahan dari Dinas Perdagangan untuk memperluas jangkauan program.

Menurut dia, intervensi difokuskan pada komoditas strategis yang mengalami kenaikan harga, seperti beras, melalui pemberian subsidi harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat respons terhadap gejolak harga di pasar.

Syamsir menyampaikan pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan menunjukkan tren membaik setelah sebelumnya mengalami kenaikan, seiring intervensi lintas sektor yang dilakukan secara berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah provinsi juga memperkuat pengendalian dari sisi produksi melalui penanaman komoditas hortikultura, seperti cabai dan bawang, di berbagai sentra pertanian.

“Langkah ini tidak hanya untuk menekan harga dalam jangka pendek, tetapi juga menjaga ketersediaan pasokan guna memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.