Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Schneider Electric Luncurkan Sakelar Modern untuk Hunian Estetik dan Aman

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 19:19 WIB | Oleh:

“Bagi keluarga modern, rumah bukan hanya soal tampilan, tetapi juga rasa aman. Ketika kita tahu bahwa perangkat yang digunakan aman dan andal, itu memberikan rasa tenang dalam aktivitas sehari-hari di rumah,” katanya.

Vivace E Hadirkan Desain dan Perlindungan

Vivace E dikembangkan sebagai lini perangkat kelistrikan yang menggabungkan fungsi, estetika, dan perlindungan dalam satu produk. Desainnya dibuat tipis dengan panel tanpa bingkai (frameless), sehingga lebih mudah menyatu dengan berbagai konsep interior.

Produk ini hadir dalam empat pilihan warna, yakni putih, hitam, wine gold, dan abu-abu muda.

Dari sisi keamanan, Vivace E telah dilengkapi safety shutter berstandar SNI, sertifikasi International Electrotechnical Commission, serta sistem grounding untuk perlindungan penggunaan harian.

Bidik Konsumen dan Pengembang

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, Martin Setiawan, mengatakan kebutuhan hunian modern saat ini menuntut solusi yang seimbang antara desain dan keamanan.

“Konsumen tidak lagi memilih antara desain atau keamanan, mereka menginginkan keduanya dalam satu solusi yang seimbang,” ujarnya.

Ia menambahkan Indonesia menjadi salah satu pasar utama perusahaan di kategori sakelar dan stopkontak.

Vivace E kini telah tersedia melalui platform e-commerce dan jaringan distributor di seluruh Indonesia dengan harga mulai sekitar Rp30.000-an.

Hadirkan Opsi Lebih Terjangkau

Selain Vivace E, Schneider Electric juga memperkenalkan lini Leona E, rangkaian sakelar dan stopkontak berwarna putih dengan harga lebih terjangkau mulai belasan ribu rupiah.

Leona E dirancang untuk kebutuhan hunian, perkantoran, hingga ruang komersial dengan desain minimalis, material kokoh, serta sistem instalasi praktis menggunakan cakar dan baut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.