Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rybakina Kritik Teknologi Line-Calling Setelah Poin Kontroversial di Madrid Open

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 06:45 WIB | Oleh:
Rybakina Kritik Teknologi Line-Calling Setelah Poin Kontroversial di Madrid Open Doc: AFP
Ket. Elena Rybakina.

MADRID, SPANYOL — Kemenangan Elena Rybakina di Madrid Open ternoda kontroversi. Petenis Kazakhstan itu meluapkan kekecewaan dan secara terbuka meragukan keandalan sistem line-calling elektronik usai insiden krusial dalam duel melawan Zheng Qinwen, Senin (27/4).

Rybakina, juara Australia Open, tetap melaju ke babak 16 besar setelah menang 4-6, 6-4, 6-3. Namun sorotan tertuju pada keputusan kontroversial di set kedua, saat Zheng dianugerahi ace pada posisi 40-0 ketika memimpin 4-3. Tayangan ulang menunjukkan bola tampak keluar, tetapi sistem elektronik justru mengesahkannya sebagai masuk.

“Dengan sistem seperti ini, saya benar-benar tidak bisa mempercayainya,” ujar Rybakina. “Tidak ada tanda bola yang bahkan mendekati seperti yang terlihat di televisi.”

Insiden tersebut menjadi titik panas yang mengubah emosi pertandingan. Rybakina bahkan menyebut keputusan itu sebagai “poin yang seperti dicuri”, meski ia mengakui kualitas servis lawannya.

Ia juga menarik paralel dengan kasus Alexander Zverev di Madrid tahun lalu, ketika petenis Jerman itu bersitegang dengan ofisial akibat keputusan serupa terkait jejak bola.

“Situasinya sangat mirip. Bola itu jelas terlihat, sulit untuk tidak menyadarinya. Sangat membuat frustrasi,” kata Rybakina.

Terlepas dari polemik tersebut, Rybakina mampu menjaga fokus dan membalikkan keadaan untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Ia dijadwalkan menghadapi Anastasia Potapova dalam perebutan tempat di perempat final.

Kontroversi ini kembali membuka perdebatan lama tentang akurasi teknologi dalam tenis modern. Di satu sisi, sistem elektronik dirancang untuk menghilangkan bias manusia, namun di sisi lain, kejadian di Madrid menunjukkan bahwa kepercayaan pemain terhadap teknologi tersebut belum sepenuhnya pulih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.