Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jam Operasional Truk Bekasi Segera Dibatasi

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 06:12 WIB | Oleh:
Jam Operasional Truk Bekasi Segera Dibatasi Doc: ant
Ket. pembatasan truk

BEKASI – Guna memperlancar arus lalu lintas maka jam operasional truk di Bekasi akan dibatasi. Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasikini tengah mengkaji teknis pemberlakuan kebijakan pembatasan jam operasional truk tersebut. Selain demi memperlancar lalu lintas, pembatasan juga untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

"Pembatasan ini sangat memungkinkan dilakukan. Apalagi daerah lain juga sudah melakukannya," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono. Dia menyatakan, kajian diperlukan sebagai petunjuk untuk memetakan teknis penerapan kebijakan tersebut. Contoh, terkait ruas jalan yang dapat maupun tidak dapat dilalui kendaraan berat. Ini termasuk menetapkan jam pembatasan operasional.

Hasil kajian tersebut selanjutnya menjadi landasan hukum untuk menetapkan rute spesifik, jadwal operasional, hingga sanksi bagi para sopir truk yang melanggar ketentuan. Agus mengungkapkan, kajian teknis melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Mereka tergabung dalam wadah Forum Lalu Lintas seperti Organda, Satlantas Polres Metro Bekasi hingga instansi pemerintah daerah terkait.

"Kami juga akan menyusun tahapan sosialisasi hingga mekanisme penindakan bagi pelanggar," katanya. Agus juga menyoroti fenomena truk kelebihan kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) yang kerap memicu kerusakan infrastruktur jalan maupun kecelakaan lalu lintas di wilayahnya.

Menurutnya, keberadaan truk ODOL milik perusahaan yang kerap melintasi ruas utama Bekasi selama 24 jam penuh tanpa pengaturan khusus, turut mengakibatkan penurunan kualitas hingga kerusakan jalan. "Pelanggaran seperti kelebihan muatan dan dimensi harus dihindari karena dapat merusak jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan," ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, minta Pemkab Bekasi tidak mengulur waktu dalam menerbitkan aturan pembatasan ini. Sebab persoalan kerusakan jalan maupun banyaknya kecelakaan lalu lintas sangat urgen untuk diatasi.

"Kami sudah sampaikan dalam beberapa pertemuan. Selain untuk mengurangi risiko kecelakaan, pembatasan operasional truk juga penting untuk memperpanjang umur jalan," katanya. 

Sedangkan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Komisaris Pol Sugihartono menjelaskan, selama ini petugas baru dapat mengimbau karena belum ada payung hukum seperti peraturan daerah maupun peraturan bupati yang mengatur pembatasan operasional truk.

"Tanpa ada aturan yang mengikat, petugas di lapangan tidak memiliki wewenang penuh untuk menindak berupa tilang atau lainnya. Seharusnya ada pembatasan. Idealnya truk beroperasi pada malam hari. Kami sudah sampaikan ke Dishub agar segera dibuat regulasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.