Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Koreksi Lanjutan, 28 April 2008

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 08:10 WIB | Oleh:
Berpotensi Koreksi Lanjutan, 28 April 2008 Doc: istimewa

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (28/4), seiring masih dominannya sentimen eksternal, terutama kondisi geopolitik di Timur Tengah. 

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat investor ma­sih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah serta pergerakan harga minyak mentah. Karenanya, dia mempro­yeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (28/4), bergerak di kisaran support 7.022 dan resistance 7.177.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4) sore, ditutup melemah 22,97 poin atau 0,32 persen ke level 7.106,52. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut turun ke posisi 686,74.

“Setelah mengalami tekanan jual pada akhir pekan lalu, IHSG sempat bergerak di teritori positif hampir di sepan­jang perdagangan, namun kemudian IHSG melemah men­jelang penutupan,” kata Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari sisi sentimen domestik, Menteri Keuangan Pur­baya Yudhi Sadewa menyatakan akan mempertimbangkan pemberian insentif bagi pasar modal Indonesia, selama program yang dijalankan otoritas bursa menunjukkan ha­sil positif. Insentif tersebut berpeluang berbentuk pengu­rangan pajak, sejalan dengan harapan Otoritas Jasa Ke­uangan (OJK) agar ada dukungan stimulus fiskal.

Di sisi lain, data investasi asing langsung (FDI) ke Indo­nesia di luar sektor keuangan dan migas tercatat tumbuh 8,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp250 triliun pada kuartal I 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.