Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Tolak Iran Kuasai Selat Hormuz

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 08:14 WIB | Oleh:
AS Tolak Iran Kuasai Selat Hormuz Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi - Selat Hormuz.

WASHINGTON - Amerika Serikat tidak akan menyetujui pengaturan yang memungkinkan Iran memutuskan siapa yang boleh atau tidak dalam menggunakan jalur air internasional, serta mengenakan pungutan untuk melalui Selat Hormuz, kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

"Kita tidak bisa mentolerir upaya mereka untuk menormalisasi sistem di mana Iran memutuskan siapa yang boleh menggunakan jalur air internasional dan berapa banyak yang harus Anda bayarkan kepada mereka," kata Rubio kepada Fox News, Senin (27/4).

Ia menambahkan bahwa Presiden AS Donald Trump berhak memutuskan apakah akan melanjutkan perang melawan Iran.

Sebelumnya pada Minggu (26/4), Presiden Iran Masoud Pesheshkian, dalam percakapan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, mengatakan Teheran tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan perdamaian di bawah tekanan, ancaman, atau blokade Selat Hormuz.

Untuk melanjutkan dialog, Pesheshkian meminta AS untuk menghapus semua hambatan, termasuk blokade di jalur perairan strategi tersebut.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia telah membatalkan perjalanan utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk putaran pembicaraan selanjutnya dengan Iran.

Ketegangan meningkat di Timur Tengah sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Iran bereaksi dengan menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

Kemudian pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Namun, perundingan kedua negara di Pakistan untuk mengakhiri konflik, gagal menghasilkan keputusan.

Pada 21 April, Trump mengumumkan bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata hingga Teheran menyerahkan proposalnya untuk menyelesaikan konflik dan hingga negosiasi selesai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.