Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Psikolog Tegaskan Pentingnya Batasan dalam Pengasuhan Anak

📅 Senin, 27 Apr 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Psikolog Tegaskan Pentingnya Batasan dalam Pengasuhan Anak Doc: Freepik

JAKARTA- Psikolog Anak dan Keluarga, Profesor Endang Widyorini, mengatakan pola asuh anak sejak dini harus tegas, konsisten dan nyata. Orang tua harus memberikan pujian jika anak berperilaku adaptif dan mendapatkan respon positif dari lingkungan.

Penegasan itu terkait pola asuh seorang selebgram yang sempat menjadi perbincangan netizen karena dinilai kurang tegas. Selebgram tersebut hanya mengatakan 'No, no baby' kepada anak kendati anak sangat aktif di tempat umum.

“Parenting untuk anak usia dini, perlu tegas, konsisten, real dan nyata. Anak harus tau bahwa kalau perilakunya adaptif dan diterima orang tua, lingkungan mendapat respon positif maka diberi berupa pujian atau senyum,” kata Endang kepada Minggu (26/4).

Menurut Endang, jika orang tua hanya sekedar mengatakan ‘No’ tanpa ada aksi lain maka cenderung anak akan mengulang kesalahan yang sama. Anak tidak akan mengetahui perilaku yang baik dan sebaliknya.

“Kalau sekedar hanya ‘No’ tanpa diajari sebuah konsekuensi dari perilaku anak tersebut, anak akan cenderung mengulang. Anak tidak tau perilaku yang benar atau salah,” ujar dia.

Menurut dia orang tua harus memberi contoh nyata sehingga anak akan paham. Orang tua tidak hanya mengajari secara verbal namun juga ada aksi nyata.

“Orang tua harus mengajarkan perilaku adaptif, kalau hanya verbal anak tidak paham, anak secara kognitif baru paham hal yang real. Orang tua wajib memberi yang nyata supaya anak paham,” ujar Endang.

Gaya parenting, lanjut Endang, adalah cara orang tua berinteraksi, membimbing, dan mendisiplinkan anak. Pengaruh gaya parenting pada anak itu sangat besar karena menyentuh hampir semua aspek perkembangan yaitu emosi, perilaku, kognitif, hingga relasi sosial.

“Cara orang tua merespons anak akan membentuk model dunia anak. Bagaimana ia melihat diri sendiri dan orang lain. Di sini orang tua berfungsi sebagai kontrol perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Seniman Prancis Gelar Pelatihan Teater Boneka

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Ekonomi
Populasi Kendaraan Listrik ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.