Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko IPK Nilai Sekolah Rakyat Strategis untuk Entaskan Kemiskinan

📅 Senin, 27 Apr 2026, 14:53 WIB | Oleh:
Menko IPK Nilai Sekolah Rakyat Strategis untuk Entaskan Kemiskinan Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan Sekolah Rakyat strategis untuk mengentaskan kemiskinan.

Dirinya menilai konsep tersebut akan memberi ruang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa membebani orang tua.

“Kita ingin mencetak anak-anak yang unggul, berprestasi, dan memiliki masa depan lebih baik. Inilah salah satu cara memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (27/4).

Ia berharap, lulusan Sekolah Rakyat dapat melanjutkan ke perguruan tinggi maupun langsung memasuki dunia kerja.

Selain manfaat sosial, dia mengharapkan, pembangunan Sekolah Rakyat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pelibatan tenaga kerja lokal, penggunaan material dari daerah setempat, serta peningkatan aktivitas UMKM, rumah sewa, dan jasa pendukung lainnya, kata dia, akan menggerakkan perekonomian lokal.

“Pembangunan ini harus memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar, baik melalui kesempatan kerja maupun penguatan ekonomi lokal,” katanya.

Ia meminta seluruh pihak terus mengawal proyek ini agar selesai sesuai target, tanpa mengabaikan mutu bangunan dan keselamatan kerja.

“Kita tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memastikan kualitas dan keberlanjutan. Ini harus kita jaga bersama sampai tuntas,” katanya.

Pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua secara nasional mencakup 104 lokasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Pemerintah berharap, kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi instrumen nyata untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyatakan program Sekolah Rakyat membuka kesempatan bagi masyarakat miskin untuk bisa bersekolah.

Ia menjelaskan program tersebut bagian dari upaya pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Regulasi Tak Konsisten, Ikl...

4.403 Jiwa Alami Kesulitan Air Bersih

30 menit yang lalu | Ones

Daerah
4.403 Jiwa Alami Kesulitan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.