Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Pedalaman Kaltim Dibina Jadi Guru, Disdikbud Dorong Kembali Mengabdi di Daerah

📅 Senin, 27 Apr 2026, 11:45 WIB | Oleh:
Anak Pedalaman Kaltim Dibina Jadi Guru, Disdikbud Dorong Kembali Mengabdi di Daerah Doc: Antara Foto
Ket. Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggenjot program afirmasi bagi anak-anak dari kawasan pedalaman untuk dididik menjadi guru dan mengabdi kembali di kampung halaman mereka.

"Kebijakan afirmasi ini sangat dibutuhkan untuk mencetak guru-guru dari pedalaman dan mengembalikan mereka ke daerah asalnya, karena pengajar dari luar daerah seringkali tidak bertahan lama," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim Armin di Samarinda, Senin.

Pemerintah membuka peluang seluas-luasnya bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di fakultas keguruan melalui program kuliah gratis.

Armin mengatakan lulusan dari program pendidikan tinggi tersebut nantinya diberikan peluang untuk diangkat menjadi tenaga pendidik di kampung asal mereka.

Ia menjelaskan akses pendidikan berkualitas harus tersedia secara merata hingga ke daerah terpencil seperti wilayah hulu Mahakam demi meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK).

"Akan tetapi, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan, yakni rendahnya kemauan anak untuk bersekolah meskipun fasilitas pendukung seperti asrama telah memadai," ujar Armin.

Hal penting lainnya, lanjutnya, mengenai kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka perlu terus ditingkatkan melalui sosialisasi masif dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat lokal.

Salah satu bentuk keberpihakan tersebut adalah pemberian kuota khusus bagi anak-anak daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) pada SMA Garuda Transformasi.

"Melalui sekolah tersebut, para siswa berprestasi berpeluang besar untuk mendapatkan beasiswa penuh dan melanjutkan pendidikan tinggi hingga ke luar negeri," ujarnya.

Terkait masalah pemerataan tenaga pendidik, Armin mengatakan regulasi pendidikan nasional perlu disesuaikan dengan kearifan dan kebutuhan lokal masing-masing wilayah.

Ia mencontohkan penempatan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menumpuk di perkotaan diarahkan untuk ditarik ke daerah pedalaman.

Upaya pemerataan ini juga wajib diiringi dengan peningkatan infrastruktur agar tidak ada lagi ketimpangan mencolok antara sekolah unggulan dan sekolah di pedalaman.

Sebagai wujud perbaikan kualitas pendidikan tersebut, Disdikbud Kaltim menargetkan seluruh sekolah di wilayah itu sudah mencapai standar Sekolah Nasional Plus pada tahun 2028.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.