Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aniwayang Tampil Beda di Museum Nasional, Tradisi Kreatif Lintas Generasi

24 Minggu, 26 Apr 2026, 12:50 WIB | Oleh:
Aniwayang Tampil Beda di Museum Nasional, Tradisi Kreatif Lintas Generasi Aniwayang Tampil Beda di Museum Nasional, Tradisi Kreatif Lintas Generasi Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Seni pertunjukan Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum tampil di panggung teater Museum Nasional Indonesia. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengapresiasi pendekatan kreatif yang relevan bagi lintas generasi dalam pertunjukan itu.

“Wayang bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga alat diplomasi budaya yang bisa terus dibawa ke mana saja dan sebenarnya memiliki nilai ekonomi luar biasa. Apa yang dilakukan Aniwayang menunjukkan bahwa karya kreatif berbasis tradisi bisa menembus panggung internasional, bahkan telah diapresiasi di Jepang, Korea, dan akan berangkat ke Jerman,” ucap Wamen Ekraf Irene Umar pada Sabtu (25/4).

Pertunjukan Aniwayang itu berhasil memadukan seni tradisi dengan storytelling relevan, karakter animatif, dan pengalaman interaktif bagi anak-anak dan keluarga. Wamen Ekraf menilai talenta-talenta Aniwayang tertata apik dan menjadi contoh konkret bagaimana budaya tradisional dapat dikemas ulang menjadi produk serta karya kreatif bernilai ekonomi tinggi yang berdaya saing global.

Selain itu, Wamen Ekraf menegaskan urgensi ruang-ruang publik seperti museum yang mampu mendukung ekosistem ekonomi kreatif untuk terus hidup. Menurutnya, Museum Nasional kini tidak hanya menjadi tempat edukasi, tetapi juga ruang ekspresi kreatif yang membanggakan.

“Kita patut bangga karena kini museum di Indonesia semakin berkembang menjadi ruang kreatif yang menarik. Ini membuka peluang besar bagi pejuang ekraf untuk berkolaborasi dan berkarya, sekaligus memberikan pengalaman budaya yang lebih dekat dan menyenangkan bagi masyarakat. Terima kasih untuk Museum Nasional yang telah memberikan _space_ keren untuk pergelaran Aniwayang hari ini,” tambah Wamen Ekraf.

Pergelaran Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ulang tahun ke-248 Museum Nasional Indonesia. Kegiatan ini juga dirancang sebagai ajakan bagi keluarga untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan demi membangun generasi yang berbudaya.

“Pertunjukan ini dibuat khusus untuk Museum Nasional, dengan lagu-lagu istimewa dan cerita baru yang belum pernah ditayangkan di manapun. Kami juga membuat karakter khusus wayang untuk Wamen Ekraf yang didatangkan langsung dari Jogja. Aniwayang selalu menjadi bentuk eksplorasi kami selama lima tahun menjadikan wayang tetap relevan dan dicintai lintas generasi,” ungkap Founder dan Direktur Aniwayang Studio Daud Nugraha.

Dalam rangkaian acaranya, Aniwayang Studio mengangkat beberapa aktivitas seperti nonton bareng animasi wayang petualangan ke Museum Nasional, sesi interaktif pengenalan 5 dalang dan 5 _voice actor_ profesional yang terlibat di balik layar, _Dalang Experience_, hingga menyanyi bersama. Para pengunjung juga bisa membeli _merchandise_ dari IP (Intellectual Property) Aniwayang Studio berupa produk-produk kreatif seperti _sticker sheet_, _electronic money card_, t-shirt, batik, enamel pin, _foldable grocery bag_, _comic book_, _art print_, wayang kulit, dan produk anak lainnya.

Kolaborasi antara pemerintah, pejuang ekraf seperti Aniwayang, dan ruang budaya di Museum juga menjadi tindak lanjut audiensi tanggal 17 Desember 2025 terkait keinginan Kementerian Ekraf yang ingin ekspansi Aniwayang makin meluas sehingga IP lokal terus dikenal.

Kolaborasi lintas sektor sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya yang beraneka dan mampu diolah menjadi mesin kekuatan ekonomi baru nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.