Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Serukan agar Penempatan Magang Sesuai Latar Belakang Pendidikan

📅 Kamis, 23 Apr 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Menaker Serukan agar Penempatan Magang Sesuai Latar Belakang Pendidikan Doc: Kemenaker
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

JAKARTA - Pemerintah mendorong kualitas program magang nasional lebih relevan. Penempatan peserta diminta sesuai latar belakang pendidikan masing-masing.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya kesesuaian penugasan. Langkah ini untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran peserta magang.

“Penugasan harus disesuaikan. Agar kompetensi peserta berkembang optimal,” kata Yassierli, Kamis (23/4).

Ia menilai kesesuaian tugas penting bagi kualitas pengalaman belajar. Yassierli menyebut masih ada peserta belum mendapat penugasan sesuai. Kondisi ini dinilai menghambat pengembangan kompetensi peserta. Ia mencontohkan lulusan sarjana ditempatkan pada tugas kurang relevan.

Penugasan tersebut dinilai belum mencerminkan tingkat pendidikan. “Untuk lulusan S1, tugas harus sesuai tingkat kompetensi,” ujar dia.

Ia menegaskan pentingnya penempatan yang tepat bagi peserta. Peserta dengan pendidikan sarjana perlu diberi tanggung jawab sesuai. Hal ini untuk meningkatkan kesiapan kerja mereka ke depan. Menaker juga mengingatkan peserta memanfaatkan program secara maksimal.

Magang menjadi sarana pembelajaran sebelum memasuki dunia kerja. Peserta diminta menjalani magang dengan disiplin dan tanggung jawab.

Keseriusan dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi kerja. Program magang nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta.

Peserta tersebar di berbagai perusahaan dan instansi pemerintah. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.

Tahap pertama diikuti 14.952 peserta yang segera menyelesaikan program. Peserta yang mengikuti enam bulan akan memperoleh sertifikat.

Sementara yang kurang dari enam bulan mendapat surat keterangan. Dokumen tersebut penting sebagai bukti pengalaman kerja awal.

Hal ini membantu meningkatkan daya saing peserta di dunia kerja. Yassierli berharap program magang semakin berkualitas dan tepat sasaran dan diharapkan memperkuat kesiapan tenaga kerja nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.