Target 2026: UMKM Banjarmasin Bakal Jadi Pemasok Utama Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 22 Apr 2026, 02:05 WIB

BANJARMASIN - Wakil Menteri (Wamen) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) RI, Helvi Yuni Moraza, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memberikan perlindungan asuransi bagi para pedagang di Pasar Sentra Antasari. 

Wamen Helvi Yuni Moraza didampingi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR dan Ketua DPRD kota Banjarmasin, Rikval Fachruri serta unsur Forkopimda pada kegiatan  di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Selasa, menyatakan, pemerintah pusat menitikberatkan dua hal utama dalam pengembangan UMKM, yakni pembukaan akses pasar dan fasilitasi permodalan. 

Ket. Foto: Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) RI Helvi Yuni Moraza saat menghadiri kegiatan dalam hal pembinaan dan proteksi (pemberian polis asuransi) bagi pelaku UMKM di Kota Banjarmasin, Kalsel, d Pasar Antasari Banjarmasin, Selasa (21/4). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkot Banjarmasin

Dia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Banjarmasin yang telah berinisiatif mengakomodir perlindungan kepada pelaku UMKM, khususnya di kawasan Pasar Sentra Antasari.

“Alhamdulillah, Wali Kota Banjarmasin telah menginisiasi perlindungan bagi teman-teman UMKM di Pasar Sentra Antasari, sehingga memberikan rasa tenang dalam menjalankan usaha," ujarnya.

Dia berharap berbagai fasilitas yang telah diberikan pemerintah daerah dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan naik kelas.

Wamen menekankan pentingnya pengelompokan atau klasterisasi UMKM di Banjarmasin. 

Menurut dia, langkah ini akan mempermudah akses terhadap pembiayaan maupun pasar.

“Banjarmasin perlu mulai mengelompokkan UMKM ke dalam beberapa sektor. Dengan begitu, akan lebih mudah membuka akses permodalan dan pasar,” jelasnya.

Wamen menambahkan, ke depan UMKM akan diarahkan sebagai penunjang ekosistem industri nasional.

Pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai program strategis yang melibatkan UMKM, seperti program makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, sektor perikanan nelayan, hingga program perumahan.

“Semua program tersebut membutuhkan peran UMKM sebagai penyedia bahan pokok, baik makanan, material, maupun kebutuhan lainnya,” katanya.

Selain itu, Kementerian UMKM juga tengah mendorong peningkatan sektor produksi dalam pengembangan UMKM nasional.

“Saat ini kami terus mendorong sektor produksi, yang sudah mencapai 61 persen pada tahun 2025. Karena sektor ini mampu membuka lapangan pekerjaan yang sangat besar,” katanya.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Rakyat Indonesia atas inisiatif dan kontribusinya dalam memberikan bantuan polis asuransi kepada pelaku UMKM di Kota Banjarmasin.

Yamin berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk perlindungan usaha, tetapi juga mampu mendorong semangat pelaku UMKM untuk terus berkembang.

“Kami berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usahanya," demikian katanya.

  • umkm banjarmasin
  • bri banjarmasin
  • asuransi umkm
  • pasar sentra antasari

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.