Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih Dekat ke Warga, Posyandu di Sumbawa Barat Naik Kelas Jadi Pusat Layanan Kesehatan

3 Rabu, 22 Apr 2026, 11:44 WIB | Oleh:
Lebih Dekat ke Warga, Posyandu di Sumbawa Barat Naik Kelas Jadi Pusat Layanan Kesehatan Lebih Dekat ke Warga, Posyandu di Sumbawa Barat Naik Kelas Jadi Pusat Layanan Kesehatan Doc: Antara Foto
Ket. Foto bersama kegiatan penyusunan program kerja posyandu 2027 di Sumbawa Barat Provinsi NTB, Selasa (21/4/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan posyandu tengah diarahkan naik kelas, bukan sekadar tempat pelayanan rutin, tetapi menjadi pusat layanan kesehatan terintegrasi yang hidup di masyarakat.

"Posyandu di Sumbawa Barat telah berjalan aktif setia bulan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat dr Carlof di Sumbawa Barat, Selasa.

Dia mengatakan hal itu saat acara pertemuan penyusunan program kerja Bidang Kesehatan Tim Pembina Posyandu Tahun 2027 digelar di Sumbawa Barat.

Ia mengatakan program posyandu telah melayani seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil hingga lansia.

Dari 232 posyandu itu, 1.471 kader tercatat mendukung layanan di lapangan dengan 95,45 persen di antaranya sudah mengikuti pelatihan.

"Namun, masih ada 67 kader yang belum dilatih dan menjadi pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan," katanya.

Ia mengatakan sejumlah fokus pembahasan diarahkan pada penguatan layanan standar pelayanan minimal (SPM) kesehatan melalui posyandu, peningkatan cakupan layanan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, deteksi dini stunting, penguatan kapasitas kader, serta penguatan data dan pelaporan berbasis digital.

"Program posyandu mulai didorong sebagai pendekatan baru untuk mengintegrasikan layanan kesehatan dengan pemberian makanan bergizi bagi kelompok sasaran," katanya.

Wakil Bupati Sumbawa Barat Hanipah menegaskan pentingnya kerja bersama agar program tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kita harus berkolaborasi. Kalau kita kerja sendiri-sendiri tentu tidak akan bisa maksimal dan tentu lama akan mencapai sasaran, tetapi kalau ketika kita bisa berkolaborasi bersama, tentu semua yang kita ajarkan akan bisa terlaksana dengan baik," katanya.

Ia mengatakan posyandu harus menjadi gerakan yang benar-benar menggerakkan masyarakat. Penguatan kesehatan ibu dan anak, penurunan stunting, penanganan TBC, hingga perubahan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi fokus bersama.

"Hal itu diharapkan agar manfaat kartu Sumbawa Barat Maju semakin nyata dirasakan masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.