Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apresiasi untuk Program Insentif Guru Ngaji di Kabupaten Bandung

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apresiasi untuk Program Insentif Guru Ngaji di Kabupaten Bandung Doc: Antara
Ket. Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V, Humairah Zahrotun Noor saat diwawancarai ANTARA di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Bandung - Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V Humairah Zahrotun Noor mengapresiasi program pemberian insentif bagi guru ngaji dan marbot di Kabupaten Bandung yang dinilai memberi perhatian terhadap tenaga keagamaan di tingkat masyarakat.

Humairah menyebut program tersebut sebagai salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan perlindungan sosial di sektor pendidikan keagamaan nonformal.

“Sejauh ini, saya sangat mengapresiasi adanya program tersebut. Semoga bisa berdampak untuk guru ngaji dan para marbot,” katanya dalam keterangannya di Bandung, Rabu.

Dirinya menjelaskan bahwa kebijakan itu dapat membantu memperkuat peran guru ngaji dalam kehidupan sosial masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan keagamaan berbasis komunitas.

Selain insentif, ia mengapresiasi para penerima manfaat yang juga disebut mendapatkan perlindungan melalui kepesertaan BPJS PBI Ketenagakerjaan, serta tambahan penghasilan meski masih terbatas.

Menurutnya, keberadaan guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk dasar pemahaman agama di masyarakat, khususnya dalam pendidikan Al Quran dan praktik ibadah sehari-hari.

“Jangan sampai kita melupakan guru-guru yang telah mengajar kita membaca Al Quran, Yasin dan juga Al Fatihah. Itu sangat dibutuhkan oleh kita semua,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya berharap pemerintah daerah dapat terus memperluas cakupan penerima manfaat serta meningkatkan besaran insentif secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah agar dampaknya lebih dirasakan oleh para guru ngaji dan marbot di seluruh Kabupaten Bandung.

Selain itu, evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program juga dinilai penting untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan tenaga keagamaan di tingkat lokal.

Program ini diharapkan menjadi model kebijakan yang dapat direplikasi oleh daerah lain dalam memberikan perhatian kepada guru ngaji dan marbot yang berdampak luas bagi masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.