Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Pantai Savaya

📅 Senin, 20 Apr 2026, 16:23 WIB | Oleh:
Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Pantai Savaya Doc: ANTARA/ho-Basarnas Bali
Ket. Tim SAR evakuasi jenazah tanpa identitas di bawah tebing Pantai Savaya, Denpasar, Senin (20/4).

DENPASAR -- Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah tanpa identitas di sebuah tebing kawasan Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kabupaten Badung.

“Sesosok tubuh laki-laki ditemukan terdampar di Pantai Savaya, Minggu (19/4) sore,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, informasi kejadian baru diterima petugas siaga Kantor Basarnas Bali pada pukul 17.10 Wita dari anggota Polsek Kuta Selatan, sehingga segera ditugaskan anggota untuk melakukan evakuasi.

Tiga personel kemudian berangkat menuju lokasi kejadian, namun karena sulitnya proses evakuasi, Basarnas melibatkan unsur SAR lainnya yaitu gabungan dari Polsek Kuta Selatan, Bhabinsa Desa Pecatu Pecatu, Linmas Desa Pecatu, petugas Ambulans Banser, dan masyarakat setempat.

Nyoman Sidakarya menyampaikan bahwa upaya evakuasi cukup memakan waktu, karena akses ke posisi jenazah harus menuruni medan yang curam dan batu karang tajam.

Ketika sampai dasar tebing Pantai Savaya, tim SAR hanya menemukan jenazah tanpa identitas dengan ciri-ciri laki-laki berkulit cokelat dengan menggunakan celana dalam berwarna biru tanpa busana lain ataupun kartu identitas.

"Jenazah kemudian dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas," ujar Nyoman Sidakarya.

Selain kondisi yang beresiko tersebut, evakuasi harus dilakukan dengan berhati-hati karena situasi gelap sehingga pencahayaan di sekitar tebing terbatas.

Akhirnya sekitar pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan selesai melakukan evakuasi.

“Jenazah tanpa identitas tersebut dibawa menuju RSUP Prof Ngoerah menggunakan ambulans,” tutur Nyoman Sidakarya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.