Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Kemarau Berlangsung Tiga–Lima Bulan di Papua Pegunungan

📅 Senin, 20 Apr 2026, 12:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Kemarau Berlangsung Tiga–Lima Bulan di Papua Pegunungan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena, Laura SM Runggeari, diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

WAMENA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena, Kabupaten Jayawijaya memprediksi musim kemarau akan berlangsung tiga hingga lima bulan ke depan di wilayah Papua Pegunungan.

Musim kemarau dan fenomena El Nino adalah dua hal yang berbeda sehingga harus diketahui oleh masyarakat secara baik.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena Laura SM Runggeari di Wamena, Senin (20/4), mengatakan sesuai prediksi kemungkinan musim kemarau akan berlangsung pada  Mei dasarian tiga

“Kami memprediksi puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada Agustus 2026, dan musim kemarau akan berlangsung tiga hingga lima bulan ke depan,” katanya.

Oleh sebab itu, warga di wilayah Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya untuk dapat mengantisipasi prediksi musim kemarau tersebut.

“Kami imbau supaya warga dapat mengantisipasi fenomena alam ini secara baik supaya tidak terjadi masalah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain musim kemarin, kata dia, wilayah Papua Pegunungan juga akan terdampak fenomena alam El Nino.

“Kami juga memprediksi Papua Pegunungan memang terdampak fenomena alam El Nino, tapi dampaknya tidak kuat. Kami masih terus update informasi El Nino supaya ada perkembangan terbaru terhadap fenomena alam itu,” katanya.

Dia menambahkan fenomena alam El Nino di wilayah Papua Pegunungan tidak terlalu berdampak secara signifikan.

“El Nino untuk wilayah Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya tidak terlalu berdampak, tetapi masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.