Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Perketat Pengawasan Platform Digital untuk Cegah Kekerasan Seksual

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 21:30 WIB | Oleh:
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Platform Digital untuk Cegah Kekerasan Seksual Doc: Humas Kemkomdigi
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid (kanan)

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan memperketat pengawasan platform digital di tengah meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan. Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, saat melakukan audiensi dengan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan.

“Ini didasari meningkatnya kekerasan terhadap perempuan di ruang digital selama beberapa tahun terakhir,” ujar dia, Sabtu (18/4).

Menurut data, setiap tahun rata-rata terdapat sekitar 2.000 laporan mengenai kekerasan terhadap perempuan di ruang digital. Bentuk kekerasan paling dominan adalah kekerasan seksual online, yang mencapai lebih dari 1.600 kasus. Karena itu, Menkomdigi menyatakan penanganan tersebut harus dilakukan dari dalam platform digital tersebut.

“Ketika kejahatan terjadi di platform, itu adalah rumah mereka dan harus ditangani mereka,” ujar dia.

Meutya menegaskan pihaknya tidak bisa masuk, kecuali dengan kewenangan tertentu. Menkomdigi selanjutnya menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap perempuan di platform digital.

Menurut dia, pemerintah berwenang untuk menjatuhkan sanksi bagi platform yang terbukti melakukan pembiaran terhadap hal tersebut. Bahkan, lanjut Meutya, sanksi juga dapat diberikan bila konten atau aktivitas pada platform dinilai membahayakan publik.

Menurut Menkomdigi, merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk menciptakan ruang digital yang aman dan nyaman.

"Kalau memang sangat membahayakan, kami bisa kenakan sanksi sampai pada penutupan,” ujar dia.

Bahkan, Menkomdigi menegaskan platform harus bertanggung jawab sepenuhnya karena itu merupakan ranah mereka. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.