Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kantor SAR Natuna Uji Repeater di Puncak Gunung Ranai

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Kantor SAR Natuna Uji Repeater di Puncak Gunung Ranai Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Natuna
Ket. Tim penguji repeater di puncak Gunung Ranai pada Sabtu (18/4).

NATUNA -- Kantor SAR Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), melakukan pengecekan dan pengujian fungsi repeater di puncak Gunung Ranai guna memastikan alat berfungsi optimal.

Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman dikonfirmasi dari Natuna, Ahad, mengatakan dalam kegiatan itu pihaknya mengerahkan lima personel dan dibantu oleh tiga personel TNI.

Kegiatan dilakukan pada Sabtu (18/4) di puncak Gunung Ranai yang memiliki ketinggian kurang lebih 1.035 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Repeater merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menerima sinyal lemah, memperkuat, dan memancarkan kembali untuk memperluas jangkauan.

"Kantor SAR Natuna melaksanakan pengecekan dan pengujian fungsi repeater di Gunung Ranai guna memastikan keandalan sistem komunikasi dalam setiap pelaksanaan operasi," ucapnya.

Ia menjelaskan repeater merupakan alat penting bagi Kantor SAR Natuna karena mempermudah pekerjaan mereka, baik dalam kegiatan siaga, operasi SAR, maupun latihan.

TNI yang terlibat dalam pengujian merupakan personel Peleton Komunikasi Batalyon Komposit 1/Gardapati. Kehadiran TNI, lanjut dia, merupakan wujud sinergi antar-instansi dalam memperkuat kesiapsiagaan di wilayah perbatasan, seperti Kabupaten Natuna.

Repeater ini adalah tulang punggung komunikasi kita di lapangan. Dengan berfungsinya perangkat ini dengan baik, komando dan koordinasi antara SRU (unsur operasi SAR), posko, dan petugas siaga komunikasi akan semakin optimal,” katanya.

Dari hasil pengujian, lanjutnya, repeater dalam kondisi optimal dan tim langsung turun gunung pada hari yang sama dalam kondisi baik dan aman.

Rahman mengapresiasi dukungan personel Peleton Komunikasi Yonkomposit 1/Gardapati. Kolaborasi tersebut, kata dia, penting sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan SAR yang bersifat terpadu.

"Dukungan dari rekan-rekan TNI menjadi kekuatan kita untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.