Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Tanaman Biasa, Eceng Gondok 8,5 Hektare di Saguling Disulap Jadi Cuan oleh Warga

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 18:50 WIB | Oleh:
Bukan Tanaman Biasa, Eceng Gondok 8,5 Hektare di Saguling Disulap Jadi Cuan oleh Warga Doc: ANTARA/HO-PLN Indonesia Power UBP Saguling.
Ket. Perusahaan Listrik Negara (PLN) berkolaborasi dengan stakeholder dalam penanganan eceng gondok di Waduk Saguling, Bandung Barat pada Minggu (19/4).

BANDUNG BARAT - PT PLN Indonesia Power UBP Saguling secara intensif menggandeng jajaran TNI dan pegiat lingkungan untuk mengatasi ledakan populasi eceng gondok di Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Langkah kolaboratif ini menjadi krusial mengingat keberadaan tumbuhan gulma tersebut berpotensi menyumbat aliran air yang merupakan energi primer bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling. 

Sebagai objek vital nasional yang menyuplai energi terbarukan, keandalan operasional pembangkit sangat bergantung pada kondisi perairan yang bersih dan terjaga dari hambatan material organik.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Saguling, Doni Bakar, di Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu, mengatakan keberadaan eceng gondok menjadi tantangan serius karena berpotensi mengganggu aliran air sebagai energi primer pembangkit.

“Waduk Saguling merupakan energi primer bagi PLTA, sehingga keberlanjutan sangat bergantung pada kondisi perairan yang bersih dan terjaga. Kami terus melakukan berbagai upaya, mulai dari pembersihan rutin, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan kolaborasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan PLTA Saguling sebagai objek vital sangat bergantung pada kondisi waduk yang optimal sehingga berbagai langkah pengendalian terus dilakukan untuk memastikan kinerja pembangkit tetap andal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam satu tahun terakhir, sekitar 8,5 hektare eceng gondok telah dibersihkan dari area waduk. Pembersihan dilakukan setiap hari dengan dukungan alat berat serta personel dari TNI dan Satgas Citarum Harum.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0609 Cimahi, Letkol Inf Ratno, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan dan infrastruktur vital.

“Kami bersama jajaran siap mendukung kegiatan pembersihan sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan dan keberlangsungan infrastruktur vital. Sinergi lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persoalan eceng gondok di Waduk Saguling,” katanya.

Selain pembersihan, upaya juga diarahkan pada pemanfaatan eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kerajinan tangan, pakan ternak, hingga pupuk organik.

Pegiat lingkungan sekaligus Ketua Bening Saguling Foundation, Indra Darmawan, menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan eceng gondok secara berkelanjutan.

“Kami terus mendorong pendekatan berbasis masyarakat, tidak hanya melalui aksi pembersihan, tetapi juga pemanfaatan eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran Sungai Citarum menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas air waduk.

Dengan kolaborasi antara PLN Indonesia Power, masyarakat, pemerintah daerah, dan TNI, diharapkan kondisi Waduk Saguling tetap terjaga sehingga PLTA dapat beroperasi optimal sebagai sumber energi listrik ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.