Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biar Nggak Muter Jauh, Pembangunan Jalan Antar Kecamatan di Lebak Dipercepat

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biar Nggak Muter Jauh, Pembangunan Jalan Antar Kecamatan di Lebak Dipercepat Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Sebuah kendaraan di ruas Jalan Ir Djuanda Rangkasbiting Kabupaten Lebak menghindari lubang guna kelancaran akses lalulintas.

LEBAK – Pembenahan infrastruktur jalan itu sebenarnya bukan cuma soal bikin perjalanan lebih mulus, tapi juga soal mempercepat aktivitas ekonomi sehari-hari.

Jalan yang baik bikin distribusi barang lebih lancar, waktu tempuh lebih efisien, dan biaya logistik bisa ditekan.

Kalau perbaikannya terlalu lambat, efeknya bisa ke mana-mana—mulai dari harga barang yang naik sampai produktivitas yang ikut tersendat.

Jadi, percepatan pembenahan jalan penting banget, bukan cuma buat kenyamanan, tapi juga biar roda ekonomi tetap jalan dengan lebih optimal.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, melakukan pemerataan pembangunan melalui percepatan pembenahan infrastruktur jalan yang terkoneksi antarkecamatan dan antardesa.

"Kita berharap dengan percepatan pembangunan jalan itu dapat memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," kata Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki di Lebak, Minggu (19/4).

Selama ini, pembangunan infrastruktur jalan sangat utama dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan jasa, terlebih kebanyakan warga Kabupaten Lebak berprofesi petani.

Mereka petani akan memudahkan untuk memasarkan produk hasil pertanian maupun perkebunan dipasok ke luar daerah juga biaya transportasi lebih terjangkau.

Saat ini, pembangunan jalan yang tengah dikerjakan di ruas jalan antarkecamatan Rangkasbitung - Leuwidamar - Sajira sepanjang 3,2 kilometer dengan betonisasi.

Selain itu juga pembangunan jalan yang menghubungkan antardesa sebanyak 42 titik.

"Kami minta pelaksanaan pembangunan jalan yang dilakukan oleh pihak ketiga mengutamakan kualitas," katanya.

Menurut Hasbi, kebijakan itu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak untuk percepatan penghapusan kemiskinan.

Sebab, pembangunan infrastruktur kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita meyakini dengan kondisi jalan bagus dipastikan pendistribusian logistik maupun hasil bumi berjalan lancar hingga 24 jam," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.