Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Nilai Pembukaan Kembali Selat Hormuz Langkah Tepat

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekjen PBB Nilai Pembukaan Kembali Selat Hormuz Langkah Tepat Doc: UN via Xinhua
Ket. Sekjen PBB Antonio Guterres saat konferensi pers awal tahun di markas besar PBB di New York, 29 Januari 2026.

PBB - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyambut baik keputusan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai langkah yang tepat, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Jumat (17/4).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka secara penuh selama periode gencatan senjata dengan AS.

Di lain pihak, Presiden Donald Trump mengatakan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai kesepakatan dengan Teheran diselesaikan, di mana sebagian besar poin disebutnya telah dinegosiasikan.

"Sekretaris Jenderal (PBB) menyambut pengumuman hari ini oleh Republik Islam Iran bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka untuk semua kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata. Sekretaris Jenderal menganggap ini sebagai langkah yang tepat," kata Dujarric.

Seiring dibukanya kembali selat tersebut, PBB menuntut agar semua pihak dalam konflik Timur Tengah menghormati kebebasan navigasi, ujar Dujarric.

"Sekretaris Jenderal tetap mendukung penuh upaya diplomatik untuk menemukan jalan damai keluar dari konflik saat ini. Beliau juga berharap bahwa, bersama dengan gencatan senjata, langkah ini akan berkontribusi untuk menciptakan kepercayaan antara para pihak dan memperkuat dialog yang sedang berlangsung yang difasilitasi oleh Pakistan," kata Dujarric.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Pada 11 April, Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Islamabad setelah Trump mengumumkan kesepakatan dengan Teheran tentang gencatan senjata selama dua minggu. Namun, pada 12 April, Wakil Presiden JD Vance mengatakan kedua negara gagal mencapai kesepakatan.

Kamis (16/4) lalu, Trump mengatakan bahwa pertemuan selanjutnya antara Washington dan Teheran bisa berlangsung paling cepat akhir pekan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.