Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Musim Kemarau Pulang Pisau Siaga Kebakaran Hutan

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 12:39 WIB | Oleh:
Hadapi Musim Kemarau Pulang Pisau Siaga Kebakaran Hutan Doc: ist
Ket. antisipasi kebakaran lahan

PULANG PISAU – Untuk mengantisipasi musim kemarau yang sering terjadi kebakaran hutan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pengendalian kebakaran lahan yang diperuntukkan khusus bagi 12 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Kahayan Hilir dan Kecamatan Maliku.

“Bantuan ini bentuk dukungan Kementerian Lingkungan Hidup yang diterima 12 kelompok MPA di Kecamatan Kahayan Hilir dan Kecamatan Maliku,” kata Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Jumat.

Dia mengharapkan peralatan ini benar-benar dipelihara dan tidak dibiarkan terbengkalai. Ia juga berharap saat terjadi kebakaran petugas tidak kesulitan lagi mencari perlengkapan.

Menurut dia, Kabupaten Pulang Pisau merupakan salah satu wilayah rawan kebakaran lahan, sehingga diperlukan kesiapsiagaan yang maksimal dari seluruh pihak terkait, terutama di tingkat desa.

“Kita tidak boleh lengah, ketika kebakaran terjadi peralatan harus sudah siap digunakan tanpa hambatan di lapangan,” katanya.

Ia berharap pengelolaan sarana dan prasarana ini menjadi perhatian penting agar seluruh peralatan tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja diperlukan. Ia juga menyoroti peran strategis MPA sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan awal kebakaran lahan di tingkat desa.

“MPA memiliki peran penting dalam deteksi dini dan penanganan awal sebelum api meluas sehingga keberadaan mereka juga harus terus diperkuat,” katanya.

Pemerintah daerah, paparnya, terus berupaya meningkatkan kapasitas penanganan kebakaran melalui berbagai program. Pemerintah daerah selanjutnya membentuk tim pengawasan sarana dan prasarana guna memastikan pemanfaatan alat berjalan sesuai ketentuan serta tepat sasaran.

“Pengawasan ini penting agar tidak terjadi penyalahgunaan dan seluruh alat dapat difungsikan sebagaimana mestinya oleh penerima. Pengujian fungsi alat dilakukan secara berkala serta monitoring dan evaluasi terhadap penggunaannya di lapangan, termasuk pembinaan berkelanjutan kepada MPA,” ujar Ahmad Jayadikarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.