Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Teknologi Navigasi: Australia Uji Jam Atom dalam Kondisi Laut Ekstrem

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Terobosan Teknologi Navigasi: Australia Uji Jam Atom dalam Kondisi Laut Ekstrem Doc: AI-generated image

CANBERRA - Para peneliti di Australia telah berhasil menguji jenis jam atom portabel baru di laut dengan menggunakan teknologi yang dapat membantu menggerakkan generasi berikutnya dari sistem navigasi, komunikasi, dan ilmiah.

Jam atom optik portabel yang pernah diuji coba di atas kapal Angkatan Laut Kerajaan Australia pada Juli 2024 itu menggunakan atom dari unsur iterbium yang didinginkan dengan laser untuk mencatat waktu dengan presisi sangat tinggi, demikian pernyataan Universitas Adelaide di Australia, Selasa (14/4).

Jam atom merupakan pencatat waktu paling akurat di dunia, sangat penting bagi navigasi satelit dan telekomunikasi, tetapi biasanya memerlukan kondisi laboratorium yang terkontrol. Jam atom baru ini mengatasi keterbatasan itu dan dapat diwujudkan dalam sistem portabel yang beroperasi di luar laboratorium, papar pernyataan tersebut.

Para peneliti dari Institut Fotonika dan Sensor Canggih (Institute for Photonics and Advanced Sensing/IPAS) di Universitas Adelaide menyatakan, dengan mendinginkan atom menggunakan laser dan mengukur transisi atomik yang sangat spesifik, jam tersebut mampu melacak waktu jauh lebih akurat dibandingkan sistem konvensional.

Profesor Andre Luiten, kepala inovator IPAS sekaligus peneliti utama dalam studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Optica itu, mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengadaptasikan teknologi laboratorium mutakhir agar dapat diterapkan di lapangan.

Meskipun terdapat perubahan lingkungan dan gerakan yang umum terjadi di lingkungan maritim, jam ini mampu mempertahankan tingkat kinerja yang sama tingginya dengan tingkat kinerja yang teramati selama pengujian di laboratorium, kata para peneliti.

"Di lingkungan laut, terdapat perubahan suhu, gerakan, dan vibrasi yang sangat berbeda dengan kondisi laboratorium yang terkendali. Keberhasilan menjalankan jam atom tersebut dalam kondisi tersebut menunjukkan bahwa teknologi ini tangguh dan siap untuk diterapkan dalam situasi nyata," kata Luiten. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Lewat Pengawasan Pasar, Pem...
Nasional
Transplantasi Sumsum Tulang...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.