Kemenkum Dorong Sertifikasi Sagu Melalui Festival Sagu Papua

Rabu, 15 Apr 2026, 16:31 WIB

JAYAPURA -- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua mendorong percepatan sertifikasi sagu melalui penyelenggaraan Festival Sagu Papua sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pengembangan komoditas lokal unggulan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, di Jayapura, Rabu mengatakan, festival tersebut menjadi langkah awal membangun ekosistem hilirisasi sagu dari hulu hingga hilir di Tanah Papua.

Ket. Foto: Salah satu pelaku usaha sagu saat sedang menyaring sagu sebelum dijual. — Sumber: ANTARA/Qadri Pratiwi

“Dengan festival ini kami ingin mendorong lahirnya sertifikasi indikasi geografis untuk sagu, sehingga potensi di setiap daerah dapat teridentifikasi secara jelas dan terlindungi secara hukum,” katanya.

Menurut Anthonius, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi sagu yang selama ini belum tergarap optimal.

"Sehingga kami ingin produk sagu Papua memiliki perlindungan hukum melalui sertifikat indikasi geografis. Ini penting agar sagu dari daerah tertentu punya identitas resmi dan tidak diklaim pihak lain," ujarnya.

Dia menjelaskan, apalagi saat ini Papua masih berada pada posisi rendah dalam kapasitas fiskal daerah, sehingga diperlukan terobosan berbasis potensi lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Sagu adalah komoditas khas Papua yang punya nilai budaya tinggi. Dengan festival, Kemenkum mendorong agar potensi ini diakui, diteliti, dan dilindungi secara hukum," katanya lagi.

Dia menambahkan, karena itu pengembangan sagu menjadi salah satu solusi strategis karena memiliki nilai budaya sekaligus ekonomi yang tinggi bagi masyarakat Papua.

"Melalui festival tersebut pihaknya juga akan mendorong pemerintah daerah untuk melakukan penelitian potensi sagu di masing-masing wilayah guna mendukung proses pendaftaran indikasi geografis," ujarnya.

Dia menjelaskan, dari hasil penelitian itu akan diketahui varietas unggulan sagu di tiap kabupaten, yang nantinya bisa didaftarkan untuk mendapatkan sertifikat indikasi geografis.

"Untuk itu ke depan kami berencana melibatkan lembaga riset seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat kajian ilmiah terkait pengembangan sagu.Dan berharap, ke depan akan lahir regulasi yang mampu melindungi hutan sagu dari alih fungsi lahan, sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya tersebut bagi generasi mendatang," katanya.

  • Sertifikasi Sagu

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.