Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Berani Mimpi Ekspor, UMKM Gowa Jangan Hanya Jualan di Pasar Lokal

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Harus Berani Mimpi Ekspor, UMKM Gowa Jangan Hanya Jualan di Pasar Lokal Doc: ist
Ket. harus berani ekspor

MAKASSAR – Para pelaku UMKM terus didorong berani bermimpi menjadi pemain pasar ekspor, jangan hanya di local. Wakil Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin meminta seluruh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat membawa produk-produknya tembus ke pasar ekspor.

"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional," ujarnya saat membuka pelatihan Pengenalan Ekspor bagi Pelaku UMKM di Makassar, Sulsel, Selasa.

Darmawangsyah Muin mengungkapkan, Kabupaten Gowa memiliki berbagai potensi hasil pertanian dan perkebunan yang telah berhasil menembus pasar ekspor. Salah satunya getah pinus yang telah diekspor ke India.

Potensi ini, kata Wabup Darmawangsyah perlu terus dikembangkan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dirinya berharap Dinas Perdagangan dan Perindustrian dapat berperan sebagai mediator strategis dalam memperkuat sinergi dengan dinas terkait, khususnya dalam pengembangan ekspor sektor peternakan, perikanan, dan pertanian.

"Hal ini dapat menjadi potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita," katanya.

Melalui pelatihan ini, Darmawangsyah Muin berharap para pelaku UMKM dan calon eksportir dapat memahami standar kualitas produk ekspor serta prosedur yang harus dipenuhi, sehingga produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi di pasar internasional.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan getah pinus, agar tetap memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa juga mendorong pengembangan komoditas unggulan lainnya, seperti markisa Malino, porang, dan berbagai hasil pertanian lain yang memiliki potensi besar untuk dipasarkan ke luar negeri.

"Kami harap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan menghadirkan praktisi, mentor, serta pelaku usaha yang telah sukses dalam bidang ekspor. Sehingga dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan praktis bagi pelaku usaha daerah," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar tentang ekspor, mengidentifikasi peluang dan potensi ekspor daerah, serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak dalam pengembangan produk unggulan yang layak ekspor.

"Kami laporkan kepada Bapak Wakil Bupati bahwa jumlah peserta pelatihan hari ini sebanyak 105 orang. Peserta terdiri dari pelaku usaha, petani, peternak, dan kelompok UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa," ujar Fajaruddin.

Ia berharap melalui pelatihan ini, para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar ekspor. Beberapa komoditas yang telah dan berpotensi dikembangkan untuk ekspor antara lain porang, nilam, ubi jalar, bunga krisan, getah pinus, sayur sawi, madu, serta komoditas unggulan markisa Malino.

Menurutnya, pengembangan komoditas markisa Malino juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan PAD Kabupaten Gowa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Menag Apresiasi Dompet Dhua...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.