Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Jajaki Kerja Sama Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 19:35 WIB | Oleh:
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Jajaki Kerja Sama Ketahanan Pangan Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menjelaskan opsi kerja sama ketahanan pangan dengan DKI Jakarta di Sumatera Barat, Selasa, (14/4).

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka opsi kerja sama penguatan ketahanan pangan yang meliputi pertanian dan peternakan.

"Ada beberapa opsi, bisa BUMD atau bisa langsung lewat petani-petani di Sumbar," kata Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy di Kota Padang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Vasko Ruseimy usai bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama bidang pertanian hingga peternakan.

Vasko sendiri menyambut baik gagasan kerja sama tersebut. Apalagi, Sumbar sudah swasembada pangan khususnya beras. Artinya, Ranah Minang siap menjalin kerja sama dengan DKI Jakarta terutama penyediaan beras.

Dalam gambarannya, Vasko menyebut pemerintah provinsi akan memfasilitasi para petani untuk menyuplai pangan terutama beras ke Food Station DKI Jakarta.

Selain itu, Sumbar juga siap menjadi pemasok bawang merah ke Jakarta. Hal ini juga diperkuat keberadaan Kabupaten Solok sebagai salah satu sentra bawang merah nasional.

"Kita juga punya cokelat, kopi hingga peternakan yang bisa diserap," kata dia.

Ia menjelaskan, penjajakan kerja sama kedua belah pihak akan memberikan keuntungan. Di satu sisi, DKI Jakarta mempunyai kekuatan fiskal atau anggaran yang mencukupi namun terkendala lahan pertanian. Sementara, Provinsi Sumbar mempunyai lahan yang luas dan potensial namun terkendala anggaran.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam kunjungannya ke Sumbar mengatakan, terdapat potensi besar kerja sama ketahanan pangan antara kedua belah pihak.

Apalagi, kata dia, para ahli meteorologi dunia memperkirakan potensi Indonesia terdampak fenomena Godzilla El Nino yang bisa mempengaruhi sektor pertanian nasional.

Ia meyakini kekuatan fiskal yang dimiliki DKI Jakarta akan bisa dikolaborasikan dengan sumber daya pertanian dan peternakan yang dimiliki Ranah Minang. Selama ini, Jakarta membeli beras dari Cianjur dan daerah lain karena keterbatasan.

"Jadi, kalau ada beberapa titik-titik yang bisa menyuplai, kita akan sambut baik."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
PSMS Medan Menang Telak 4-0...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.