Futsal Membidik Piala Dunia 2028

Selasa, 14 Apr 2026, 01:15 WIB

JAKARTA - Kegagalan mempertahankan gelar di Kejuaraan AFF Futsal 2026 tidak lantas memadamkan harapan Timnas Futsal Indonesia. Sebaliknya, kekalahan 1-2 dari Thailand di Nonthaburi, Minggu (12/4) malam, justru menegaskan arah baru pembangunan skuad Garuda menuju target yang lebih besar: menembus Piala Dunia Futsal 2028.

Hasil pahit di partai final menjadi cermin sekaligus pijakan. Indonesia memang gagal mencatat hattrick gelar setelah sukses pada tahun 2024 dan SEA Games 2025, namun perjalanan kali ini menghadirkan fondasi berbeda. Di tengah tekanan tuan rumah yang sarat pengalaman, skuad muda Indonesia menunjukkan daya saing yang menjanjikan.

Ket. Foto: Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan reaksi saat para pemain Indonesia berjuang memperebutkan bola melawan Thailand pada laga final Kejuaraan AFF 2026. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (12/4) — Sumber: FEDERASI FUTSAL INDONESIA

Thailand tampil dengan kekuatan terbaiknya, termasuk enam pemain yang merasakan atmosfer Piala Dunia Futsal 2024. Nama-nama senior seperti Itticha Praphaphan hingga Muhammad Osamanmusa menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat. Sebaliknya, Indonesia datang dengan wajah baru. Pelatih Hector Souto hanya mempertahankan dua pemain dari skuad finalis Piala Asia 2026, yakni Dewa Rizki dan Yogi Saputra.

Pilihan itu bukan tanpa risiko. Namun, di situlah letak investasi jangka panjang. Regenerasi menjadi kata kunci dalam proyek besar menuju 2028. Indonesia tidak sekadar mengejar hasil instan, melainkan membangun identitas permainan dan kedalaman skuad untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia 2028, gerbang utama menuju pentas dunia.

Di lapangan, Indonesia sempat memberi harapan. Gol Andres Dwi Persada pada menit ke-16 membuka keunggulan. Namun, pengalaman Thailand berbicara. Penalti di penghujung babak pertama menyamakan skor. Lalu, gol Panut Kittipanuwong di babak kedua memastikan kemenangan tuan rumah.

Meski kalah, respons positif justru mengemuka. Tepuk tangan suporter selepas laga menjadi simbol apresiasi atas perjuangan tim. Souto pun melihat lebih dari sekadar hasil akhir. Dia menilai perjalanan ini sebagai bagian dari proses menuju masa depan yang lebih besar.

“Ini terasa seperti kemajuan, seperti masa depan. Kami membangun sesuatu yang akan bertahan lama,” ujar Souto. Dia menegaskan, tim asuhannya berkembang dari laga ke laga dan mampu bersaing melawan lawan berpengalaman.

Lebih jauh, pelatih asal Brasil itu menilai arah perkembangan futsal Indonesia semakin jelas. Identitas permainan mulai terbentuk. Keberanian memberi kesempatan kepada pemain muda menjadi investasi penting.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.