Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memprioritaskan Revitalisasi SDN Tando di Manggarai Barat NTT

📅 Senin, 13 Apr 2026, 22:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memprioritaskan Revitalisasi SDN Tando di Manggarai Barat NTT Doc: Antara
Ket. Kemendikdasmen memprioritaskan revitalisasi SD Negeri Tando, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (13/4/2026), sebagai respons cepat untuk mengatasi kekurangan ruang kelas di sekolah tersebut.

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memprioritaskan revitalisasi SD Negeri Tando di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai respons cepat untuk mengatasi kekurangan ruang kelas.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menjelaskan bahwa revitalisasi akan mencakup pembangunan dan perbaikan sarana prasarana secara komprehensif.

“Revitalisasi difokuskan pada pembangunan empat ruang kelas baru (RKB) beserta peralatannya, satu ruang UKS, satu ruang perpustakaan, satu ruang administrasi, pembangunan satu unit toilet beserta sanitasinya,” ujar Gogot di Jakarta pada Senin.

Bahkan, lanjutnya, sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan revitalisasi, Direktorat Sekolah Dasar telah menyusun tahapan implementasi yang terstruktur dan terukur.

Pada minggu kedua April 2026, pihaknya melalukan verifikasi dan validasi lapangan serta pemutakhiran data untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif.

Selanjutnya, ia mengatakan pada minggu ketiga April 2026 akan dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) sebagai dasar penyaluran bantuan pemerintah.

“Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh murid di Indonesia memperoleh ruang belajar yang layak,” ujarnya.

Memasuki minggu keempat April 2026, ia menambahkan bantuan pemerintah mulai disalurkan langsung kepada sekolah.

Dengan demikian, pada minggu pertama Mei 2026 Gogot menjelaskan pekerjaan fisik revitalisasi telah dapat dimulai.

Tahapan ini, kata dia, dirancang guna memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung cepat, tepat sasaran, dan akuntabel, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh murid dan sekolah.

Lebih lanjut Gogot pun menegaskan selama proses revitalisasi berlangsung, kegiatan pembelajaran tetap dilaksanakan dengan pengaturan yang adaptif.

Berdasarkan data nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tercatat telah melakukan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 bagi 16.167 satuan pendidikan.

Khusus di Provinsi NTT pada tahun 2025 Kemendikdasmen telah merevitalisasi 576 satuan pendidikan dengan rincian 43 PAUD, 234 SD, 174 SMP, 64 SMA, 44 SMK, sembilan SLB, dan delapan SKB dengan total anggaran lebih dari Rp589 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.