Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PSEL Jambi Raya Kini Ubah Sampah Jadi Energi Listirk

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 19:20 WIB | Oleh:
PSEL Jambi Raya Kini Ubah Sampah Jadi Energi Listirk Doc: Humas KLH
Ket. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq didampingi Gubernur Jambi Al Haris saat meninjau fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jambi

JAKARTA – Upaya penanganan sampah di wilayah Jambi Raya memasuki babak baru. Kali ini melalui penguatan kolaborasi antar pemerintah daerah dalam pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Selain itu juga ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, dan Kabupaten Muaro Jambi. Momen ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan keberhasilan PSEL tidak hanya bergantung pada teknologi. Tetapi juga komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menjalankan kerja sama yang telah disepakati.

“Pengelolaan sampah saat ini membutuhkan perubahan pendekatan, dari sekadar penumpukan di TPA menjadi pengolahan berbasis energi. Kunci utamanya ada pada konsistensi daerah dalam memastikan pasokan dan pengelolaan sampah berjalan optimal,” ujar Hanif, dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4).

Jambi Raya menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah perkotaan. Terlebih dengan total timbulan sampah mencapai sekitar 670 ton per hari.

Melalui PSEL, seluruh sampah tersebut ditargetkan dapat diolah menjadi sumber energi. Sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan masyarakat.

Gubernur Jambi, Al Haris, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, PSEL sebagai solusi strategis bagi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan kompleks di daerahnya.

“Persoalan sampah bukan hanya soal teknis, tapi juga kesadaran masyarakat. Kehadiran PSEL memberi harapan baru untuk menyelesaikan persoalan ini secara lebih menyeluruh,” kata Haris.

Dalam implementasinya, sinergi antar daerah menjadi faktor krusial. Terutama dalam penyediaan bahan baku sampah, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga pengelolaan operasional fasilitas.

Pemerintah pusat pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai target. Pembangunan PSEL Jambi Raya diharapkan menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.