Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Citra Satelit Ungkapkan Polusi Cahaya Terangi Bumi 16 Persen sejak 2014

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 22:51 WIB | Oleh:
Citra Satelit Ungkapkan Polusi Cahaya Terangi Bumi 16 Persen sejak 2014 Doc: NASA

JAKARTA - Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa tingkat polusi cahaya di Bumi meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Mengutip Space.com, pencahayaan buatan pada malam hari tercatat meningkat hingga 16 persen dalam periode 2014-2022.

Bumi pada malam hari kini semakin terang akibat ekspansi permukiman dan jaringan listrik, terutama di negara berkembang. Cahaya-cahaya buatan tersebut terlihat dari luar angkasa sebagai titik-titik terang berwarna kebiruan dan keemasan.

Namun, di balik kemajuan tersebut, para ilmuwan mengingatkan dampak negatif dari polusi cahaya. Paparan cahaya buatan yang berlebihan dapat merusak ritme biologis hewan dan tumbuhan serta menghalangi pengamatan langit malam.

Penelitian berjudul Satellite Imagery Reveals Increasing Volatility in Human Night-Time Activity ini dipimpin oleh Zhe Zhu. Ia berasal dari Department of Natural Resources and the Environment, University of Connecticut.

Zhe Zhu menyebut fenomena ini tidak sekadar peningkatan terang secara bertahap. “Bumi tidak hanya semakin terang, tetapi seperti berkedip,” ujar dia.

Ia menjelaskan, peningkatan cahaya terutama didorong oleh negara berkembang seperti India, Tiongkok, serta sejumlah wilayah di Afrika. Di sisi lain, sejumlah wilayah justru mengalami penurunan tingkat pencahayaan.

Kondisi ini dipicu oleh konflik, bencana alam, hingga kebijakan penghematan energi. Misalnya, Ukraina mengalami penurunan drastis pencahayaan setelah invasi Russia pada 2022.

Sementara itu, Prancis berhasil mengurangi polusi cahaya hingga 33 persen berkat kebijakan efisiensi energi. Studi ini juga memetakan perubahan pencahayaan secara detail dalam rentang waktu tertentu, termasuk dampak COVID-19 dan konflik bersenjata. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Disnaker Kota Depok Berangk...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

2 jam lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.