Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pikat Wisatawan, Wisata Kebugaran Jadi Salah Satu Prioritas Kemenpar

📅 Sabtu, 11 Apr 2026, 10:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pikat Wisatawan, Wisata Kebugaran Jadi Salah Satu Prioritas Kemenpar Doc: In Journey
Ket. Saka Yoga Festival Ke-8 di Lapangan Nandi, Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/10/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengungkapkan bahwa wisata kebugaran atau wellness tourism telah menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia dan mendukung perekonomian nasional.

"Kami dari Kementerian Pariwisata sudah memasukkan wellness tourism ini sebagai bagian dari program prioritas," ujar Wamenpar saat ditemui di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan bahwa wisata kebugaran menjadi bagian dari pariwisata berkualitas, pihaknya terus mendorong agar semakin banyak kegiatan-kegiatan berupa event serta mendukung perkembangan industri yang bergerak di bidang wellness.

Hingga kini, kata dia, Indonesia memiliki kota yang menjadi destinasi wisata kebugaran yakni Bali, Yogyakarta, dan Solo.

Dia berharap perkembangan wisata kebugaran dapat menjangkau destinasi lain dengan serta menghadirkan keunikan budaya lokal sebagai daya tarik.

Saat menghadiri gelaran Saka Yoga Festival ke-8 Sabtu pagi, yang menjadi rangkaian perayaan Dharma Santi Nasional dan rangkaian Hari Suci Nyepi 2026, Wamenpar menilai bahwa yoga menjadi salah satu daya tarik wisata kebugaran dan wisata spiritual.

Kegiatan ini diharapkan mampu meneguhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kebugaran dan spirutual di kancah global.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa semakin banyak dilakukan di Indonesia, sehingga betul-betul kita bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wellness dan juga spiritual tourism yang memang saat ini ke depannya menjadi tren bagi wisatawan dunia," jelas Ni Luh.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Suyadi Pawiro mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi gelaran ini dan mendorong agar gelaran yoga dan kompetisi dapat dilakukan di berbagai tempat di Indonesia.

"Kita ingin mendorong makin banyak event yoga dan competition yang bisa dilakukan di banyak tempat. Saya juga mencatat pernah ada yoga yang bisa dilakukan di Museum Nasional," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.