Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdagkop UM Pemkab Bojonegoro Awasi Ketat Penggunaan LPG Bersubsidi

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 08:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdagkop UM Pemkab Bojonegoro Awasi Ketat Penggunaan LPG Bersubsidi Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Disdagkop UM Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Moh. Akhmadi, saat memberikan penjelasan di kantor dinas setempat, Kamis (9/4/2026).

BOJONEGORO – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan LPG bersubsidi di wilayah setempat agar tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan.

"Penggunaan LPG subsidi harus sesuai peruntukannya dan masyarakat juga berhemat supaya tidak ada yang kekurangan," kata Plt Kepala Disdagkop UM Kabupaten Bojonegoro, Moh. Akhmadi, di Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (09/4).

Menurut Akhmadi, LPG 3 kg  merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), petani dan nelayan, sedangkan restoran besar tidak boleh menggunakan LPG tabung 3 kilogram.

Untuk itu, upaya yang dilakukan adalah rapat koordinasi bersama instansi terkait seperti kepolisian, Pertamina Patra Niaga dan yang lainnya, serta mengadakan operasi pasar, sekaligus pengawasan di tingkat kecamatan dan sosialisasi ke masyarakat

"Hal itu untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan penggunaan LPG subsidi, sekaligus masih tersedianya barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan penetapan pemerintah pusat, penyaluran LPG di Bojonegoro pada 2025 sejumlah 39.854 metrik ton dan terdapat 38.791 metrik ton pada 2026.

Jika dihitung, lanjut dia, setiap satu metrik ton setara 1.000 kilogram sehingga Kabupaten Bojonegoro menerima tabung LPG 3 kilogram pada 2025 sekitar 13,2 juta tabung dan pada 2026 sekitar 12,9 juta tabung.

"Kami memastikan ketersediaan LPG di Bojonegoro saat ini masih relatif normal dan masyarakat jangan sampai panic buying," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.