Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Oman Protes Pungutan Biaya Transit di Selat Hormuz

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 14:37 WIB | Oleh:
Oman Protes Pungutan Biaya Transit di Selat Hormuz Doc: AFP/ROBERT HARDING

DOHA - Menteri Transportasi, Komunikasi, dan Teknologi Informasi Oman, Saeed al Maawali, pada Rabu (8/4) menyatakan kapal yang transit melalui Selat Hormuz seharusnya tidak dikenakan biaya tol berdasarkan perjanjian maritim internasional, karena selat tersebut merupakan jalur perairan alami.

Associated Press, dengan mengutip sumber, melaporkan bahwa Iran dan Oman akan mengenakan biaya bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Media Barat juga melaporkan bahwa biaya tersebut diduga akan dipungut dalam bentuk mata uang kripto.

Menteri tersebut membantah laporan bahwa Oman akan mengenakan biaya untuk melintas di Selat Hormuz.

“Posisi Kesultanan Oman mengenai isu ini jelas dan sejalan dengan perjanjian yang telah ditandatangani. Selat tersebut adalah jalur perairan internasional alami yang diatur oleh konvensi maritim internasional dan tidak tunduk pada kendali sepihak,” kata menteri tersebut saat berbicara di Majelis Permusyawaratan Oman,

Ia menambahkan bahwa beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Iran, belum menandatangani perjanjian pelayaran maritim, sehingga menciptakan celah hukum dalam isu ini.

“Negosiasi mengenai masa depan Selat Hormuz terus berlanjut melalui jalur diplomatik, dan Kementerian Luar Negeri Oman turut berpartisipasi dalam pembahasan tersebut,” ucapnya.

Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran, serta memastikan bahwa Iran juga setuju untuk membuka Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan AS pada Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.