Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PM Dorong Alumni Universitas Terbuka Jadi Kekuatan Transformasi Bangsa

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Menko PM Dorong Alumni Universitas Terbuka Jadi Kekuatan Transformasi Bangsa Doc: Humas Kemenko PM
Ket. Menko PM Muhaimin Iskandar

JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mendorong alumni Universitas Terbuka (UT) menjadi kekuatan strategis mendorong transformasi bangsa. Muhaimin menilai potensi alumni UT merupakan kekuatan besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan nasional.

“Kita menjadikan kekuatan alumni Universitas Terbuka sebagai kekuatan bersama untuk terlibat memajukan kehidupan bangsa dan negara. Potensi alumni UT sangat besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan nasional,” kata Muhaimin Iskandar saat konferensi pers di usai menghadiri Rakernas Universitas Terbuka di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4).

Menurut dia, forum alumni menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring sekaligus mengoptimalkan kontribusi alumni dalam berbagai sektor pembangunan. Muhaimin juga mengingatkan Indonesia masih menghadapi pekerjaan besar dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat sebagaimana amanat konstitusi.

“Amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan masih menyisakan jumlah masyarakat miskin dan rentan miskin yang sangat besar. Kelas menengah kita memiliki kerentanan akibat guncangan ekonomi yang bersumber dari berbagai masalah baik nasional maupun global,” kata Muhaimin.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan pemerintah mendorong agenda transformasi nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Muhaimin menegaskan berbagai program pembangunan ke depan harus memperkuat kemandirian bangsa di tengah dinamika geopolitik global.

“Transformasi artinya terjadi perubahan terus-menerus dengan berbagai pengalaman agar kita tidak mengulangi kegagalan dan kesalahan masa lalu. Dalam situasi geopolitik hari ini, kita dituntut kembali kepada konstitusi dan berdiri sebagai bangsa yang kuat di atas kaki sendiri,” ucap Muhaimin.

Sementara, Universitas Terbuka (UT) akan melibatkan Ikatan Alumni UT dalam memperluas program beasiswa bagi masyarakat. Rektor UT, Ali Muktiyanto menargetkan sekitar 20 ribu kuota beasiswa setiap tahun untuk memperluas akses pendidikan tinggi.

“Kami tidak mungkin bekerja sendiri. Alumni yang hidup di tengah masyarakat memiliki informasi paling valid tentang siapa yang paling membutuhkan beasiswa,” kata Ali.

Ia berharap kolaborasi dengan alumni dapat membantu memastikan penyaluran beasiswa tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami mencari calon penerima beasiswa yang benar-benar membutuhkan, namun memiliki kemampuan dan komitmen kuat menempuh pendidikan tinggi,” ucap Ali. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.