Dukcapil DKI Hadirkan Layanan Jumat Petang, Kini Layani Pembuatan KTP Hingga Malam

Kamis, 09 Apr 2026, 14:45 WIB

JAKARTA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta menghadirkan program layanan "Jumat Petang" sebagai upaya mempermudah akses administrasi kependudukan bagi warga. Program ini mulai digelar pada Jumat, 10 April 2026 dan berlangsung setiap Jumat minggu kedua di seluruh titik layanan. 

Layanan ini merupakan perpanjangan jam operasional hingga pukul 19.30 WIB untuk mengakomodasi masyarakat yang memiliki aktivitas padat. Fokus utama program ini menyasar warga usia 16 hingga 17 tahun yang wajib melakukan perekaman KTP elektronik atau KTP-el pemula. 

Ket. Foto: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta menghadirkan program layanan "Jumat Petang" sebagai upaya mempermudah akses administrasi kependudukan bagi warga. Program ini mulai digelar pada Jumat, 10 April 2026 dan berlangsung setiap Jumat minggu kedua di seluruh titik layanan. — Sumber: Dukcapil DKI Jakarta

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menjelaskan bahwa tidak semua layanan administrasi dapat dilakukan secara daring. Perekaman KTP-el pemula tetap harus dilakukan secara langsung di loket layanan karena melibatkan proses biometrik.

"Tidak mudah bagi warga Jakarta yang beraktivitas tinggi untuk datang ke loket layanan, sehingga kami menambah jam layanan hingga pukul 19.30 untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut," ujarnya. 

Berdasarkan data kependudukan, jumlah wajib rekam KTP-el pemula di DKI Jakarta pada 2026 mencapai 182.412 jiwa. Namun hingga saat ini, realisasi perekaman masih di bawah 10 persen sehingga masih terdapat lebih dari 164 ribu warga yang belum melakukan perekaman. 

20260409144332_1000269683.jpg

Kondisi ini menunjukkan masih rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam perekaman KTP-el pemula. Sebagian besar kendala disebabkan oleh keterbatasan waktu akibat aktivitas harian, terutama bagi pelajar dan warga usia produktif.

Melalui program Jumat Petang, Dukcapil berupaya menjangkau kelompok tersebut dengan memberikan fleksibilitas waktu layanan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan capaian perekaman secara signifikan dalam waktu dekat.

Kepala Sekolah SMAN 81 Jakarta Albaini Zuhdi menyambut baik program ini karena membantu para siswa. Ia menyebutkan bahwa aktivitas sekolah yang padat sering membuat siswa tidak sempat mengurus perekaman KTP-el.

"Siswa biasanya selesai kegiatan sudah sore, sehingga loket layanan sudah tutup, dan program ini sangat membantu mereka," ujarnya. 

Selain layanan perekaman KTP-el, program Jumat Petang juga melayani berbagai kebutuhan administrasi lainnya. Layanan tersebut mencakup Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, pindah datang penduduk, hingga pencatatan sipil seperti akta kelahiran dan kematian. 

Dukcapil juga menghadirkan layanan tambahan seperti SAPA (Sabtu Pelayanan Adminduk) yang berlangsung setiap minggu ketiga. Selain itu, tersedia layanan jemput bola ke sekolah, permukiman warga, hingga perkantoran untuk memperluas jangkauan pelayanan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Dukcapil menegaskan bahwa seluruh layanan administrasi kependudukan diberikan secara gratis.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengurus dokumen kependudukan tanpa terkendala waktu. Dukcapil pun mendorong warga untuk memanfaatkan layanan Jumat Petang secara optimal setiap bulannya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.