Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Sumut Nyatakan Penyerapan Gabah dari Petani Turun Seiring Kenaikan Harga

3 Kamis, 09 Apr 2026, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Sumut Nyatakan Penyerapan Gabah dari Petani Turun Seiring Kenaikan Harga Bulog Sumut Nyatakan Penyerapan Gabah dari Petani Turun Seiring Kenaikan Harga Doc: ANTARA
Ket. Pihak Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara melakukan pengecekan gabah untuk dilakukan penyerapan di Kabupaten Langkat, Sumut.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mencatat penyerapan gabah menurun seiring kenaikan harga gabah di tingkat petani yang menyentuh Rp7.000 per kilogram.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, di Medan, Rabu (08/4), mengatakan untuk harga pembelian gabah kering panen sesuai yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram dari petani yang sudah dikemas dalam karung, atau Rp6.700 per kilogram jika sampai ke penggilingan.

"Kondisi tersebut dinilai wajar karena kenaikan harga gabah memberikan keuntungan lebih besar bagi petani," ujar Budi.

Ia mengatakan, saat ini, penyerapan gabah petani di wilayah tersebut menurun menjadi sekitar 110 ton per hari atau 52 ton beras, dari sebelumnya rata-rata 200 ton per hari.

Penyerapan gabah itu diantaranya dari Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Namun, jika pasokan semakin terbatas, dampaknya bisa berlanjut pada kenaikan harga beras di pasar,” ucapnya.

Untuk itu, kuota penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dialokasikan mencapai 700 ton guna menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut.

Di sisi lain, realisasi pengadaan Bulog Sumut hingga saat ini telah mencapai 7.228 ton beras atau setara 14.400 ton gabah dari Januari hingga 5 April 2026 sebagai bagian dari target pengadaan tahun berjalan.

Ke depan, Bulog akan memanfaatkan momentum panen di berbagai daerah sentra produksi untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus memastikan harga gabah tetap memberikan keuntungan bagi petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Serangan Siber Ganggu Siste...

Stok Cadangan Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...

Uji Publik Calon Anggota KND

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.