Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang 85 Unit Kendaraan Dinas

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 18:31 WIB | Oleh:
Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang 85 Unit Kendaraan Dinas Doc: Istimewa
Ket. Jumlah kendaraan yang dilelang ada 85 unit. Rinciannya, ada 70 unit kendaraan R4, 13 unit R2, dan 2 unit kendaraan roda tiga (R3).

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kembali melakukan lelang kendaraan operasional, baik roda empat (R4) maupun roda dua (R2). Kendaraan tersebut dilelang karena masa operasionalnya sudah mencapai tujuh tahun lebih. 

Kepala BPKAD Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, lelang kendaraan ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkot melakukan efisien pemakaian bahan bakar minyak (BBM). “Jadi kendaraan yang usianya tujuh tahun itu kami kaji ulang untuk kita lakukan penjualan (lelang). Artinya apa? Di situ kan ada upaya-upaya melakukan penghematan (energi) benar-benar dilakukan secara masif,” kata Wiwiek, Rabu (8/4). 

Wiwiek menjelaskan, jumlah kendaraan yang dilelang ada 85 unit. Rinciannya, ada 70 unit kendaraan R4, 13 unit R2, dan 2 unit kendaraan roda tiga (R3). Puluhan kendaraan tersebut, lanjut dia, sebagian sudah ada yang dilakukan proses lelang. Sedangkan sisanya, akan dilakukan lelang pada pekan depan. 

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti lelang, Wiwiek menyampaikan, dapat melakukan pendaftaran melalui situs https://portal.lelang.go.id/ Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Setelah itu, lanjut dia, peserta lelang mengikuti prosedur lelang dalam situs tersebut dengan mengajukan surat usulan penjualan secara lelang ke KPKNL Surabaya. 

Wiwiek menyebutkan, dari hasil lelang kendaraan pada tahun 2026, diharapkan bisa mencapai target 6,3 miliar rupiah. Selain itu, ia juga berharap, adanya lelang ini pemkot dapat menghemat energi terutama penggunaan BBM secara signifikan.

Karena, ia menambahkan, sejak tahun 2024 Pemkot Surabaya juga sudah mengganti sebagian kendaraan operasional perangkat daerah (PD) menjadi mobil listrik. “Kendaraan listrik itu kan juga sudah dilakukan ya, penghematan di posisi BBM. Kita menggunakan sistem sewa, artinya kami sudah melakukan efisiensi terhadap pemakaian BBM dan ada perbedaan yang signifikan terhadap penghematan,” pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Dinas Kebudayaan DKI Manfaa...
Daerah
Waspadai Banyak Kosmetik Il...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.