Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Melemah akibat Potensi Menguatnya Eskalasi Konflik AS dengan Iran

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 16:38 WIB | Oleh:
Rupiah Melemah akibat Potensi Menguatnya Eskalasi Konflik AS dengan Iran Doc: antara foto
Ket. Pesawat jet tempur di Selat Hormuz.

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Selasa melemah 70 poin atau 0,41 persen menjadi Rp17.105 per dollar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dollar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan ini dipengaruhi potensi eskalasi di Timur Tengah antara AS dengan Iran.

“Investor bersiap menghadapi potensi eskalasi di Timur Tengah menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Gangguan lalu lintas kapal tanker dalam beberapa pekan terakhir telah memperketat ekspektasi pasokan dan meningkatkan premi risiko di seluruh pasar minyak,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (7/4).

Iran menolak proposal dari AS untuk melakukan gencatan senjata selama 45 hari dan pembukaan Selat Hormuz secara bertahap, bersamaan dengan negosiasi lebih luas tentang pencabutan sanksi dan rekonstruksi.

Adapun seruan Iran ialah menyerukan penghentian permusuhan secara permanen, jaminan yang mengikat terhadap serangan di masa mendatang, pencabutan sanksi, dan kompensasi atas kerusakan.

“Trump menegaskan kembali bahwa tenggat waktu hari Selasa itu tegas dan memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi dapat memicu serangan AS terhadap infrastruktur Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan. Ia juga mengatakan Iran dapat disingkirkan dengan cepat, menggarisbawahi meningkatnya risiko eskalasi yang lebih luas,” kata Ibrahim.

Konfrontasi ini dinilai telah mengganggu aliran energi global dan mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan mempersulit prospek kebijakan moneter.

Investor juga menunggu data inflasi AS penting yang akan dirilis pada hari Jumat, yang diharapkan memberikan petunjuk tentang suku bunga Fed.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.092 per dollar AS dari sebelumnya Rp17.037 per dollar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.