Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Richardson Ukir Rekor Dunia Lari, Taklukkan Stawell Gift di Australia

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 00:35 WIB | Oleh:
Richardson Ukir Rekor Dunia Lari, Taklukkan Stawell Gift di Australia
Ket. Bintang sprint Amerika Serikat, Sha'Carri Richardson.

MELBOURNE, AUSTRALIA — Bintang sprint Amerika Serikat, Sha'Carri Richardson, mencatatkan sejarah dengan menjuarai ajang prestisius Stawell Gift dalam waktu tercepat sepanjang penyelenggaraan, Senin (6/4) waktu setempat.

Berlomba di lintasan rumput sepanjang 120 meter dengan sedikit kemiringan, balapan lari tradisional yang digelar di kota kecil dekat Melbourne ini menerapkan sistem handicap, para pelari memulai lomba dari jarak berbeda sesuai performa mereka.

Richardson, juara dunia 100 meter 2023 dan peraih perak Olimpiade Olimpiade Paris 2024, menunjukkan kelasnya dengan mengejar ketertinggalan hingga sembilan meter dari para pesaingnya. Ia melesat dan menyentuh garis finis dalam waktu 13,15 detik, menjadikannya hanya wanita ketiga yang mampu memenangi lomba dari posisi “scratch” atau start paling belakang.

“Balapan ini luar biasa,” ujar Richardson kepada wartawan usai lomba. Ia menambahkan bahwa performanya merupakan hasil dari fokus pada eksekusi teknik bersama pelatihnya, Dennis Mitchell. “Kami mencoba memaksimalkan peningkatan kecepatan baru, dan ini jadi momen untuk menunjukkannya.”

Pelari berusia 25 tahun itu juga mengaku awalnya tidak tahu apa yang diharapkan saat harus berlari di atas rumput. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi bekal berharga untuk menghadapi musim kompetisi yang lebih besar.

“Saya tidak melihat ini berbeda dari lomba besar seperti kejuaraan dunia atau Olimpiade. Setiap kesempatan menginjak lintasan harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, kekasih Richardson, Christian Coleman, yang memegang rekor dunia indoor 60 meter, gagal melangkah jauh. Memulai dari posisi scratch dengan defisit 5,25 meter dari pesaing terdekatnya, Coleman terhenti di babak semifinal. “Memberi jarak sebesar itu dalam 120 meter memang sulit, tapi saya tetap menikmati lomba ini,” katanya.

Di sektor putra, pelari tuan rumah Olufemi Komolafe keluar sebagai juara dengan catatan waktu 12,03 detik.

Sebagai salah satu lomba sprint tertua di Australia, Stawell Gift memiliki sejarah panjang yang bermula dari era demam emas pada abad ke-19. Ajang ini telah digelar setiap tahun sejak 1878, kecuali sempat terhenti selama empat tahun akibat Perang Dunia II serta sekali saat pandemi COVID-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.