Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri: Rekrutmen Akpol 2026 hanya Lewat Jalur Reguler

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Polri: Rekrutmen Akpol 2026 hanya Lewat Jalur Reguler Doc: antara foto
Ket. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (7/4).

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur, yakni jalur reguler tanpa adanya kuota khusus.

"Sebagaimana yang dipesankan oleh Bapak Kapolri melalui Bapak Asisten SDM Kapolri (Irjen Pol. Anwar) bahwa rekrutmen Akpol hanya melalui jalur reguler," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (7/4).

Ia pun mengimbau para calon peserta maupun keluarga calon peserta untuk tidak tergiur dengan iming-iming dari pihak tidak bertanggung jawab yang menawarkan atau menjanjikan rekrutmen lewat kuota khusus.

"Jangan ditanggapi, abaikan saja. Terlebih kemudian ada yang mengiming-imingi 'oh dengan bayaran sekian dan sekian dan sekian', abaikan,” ucapnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan praktik penipuan atau percaloan dalam proses rekrutmen.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan pengaduan Divisi Propam Polri, hotline rekrutmen di nomor 0821-1685-877 maupun melalui Bareskrim Polri dan kepolisian setempat.

"Jika sudah terlanjur bayar, silakan laporkan. Kami akan lakukan proses. Jika melibatkan personel, ada di Propam yang akan melakukan proses penegakan disiplin, kode etik. Jika melibatkan orang sipil, pihak lain akan dilakukan proses penegakan hukum," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan rekrutmen Taruna-Taruni Akpol merupakan investasi jangka panjang Polri dalam mencetak calon pimpinan masa depan dengan proyeksi 25 hingga 30 tahun ke depan.

Selain itu, Polri juga terus mengevaluasi terhadap kurikulum pendidikan di lembaga pendidikan kepolisian, termasuk Akpol, guna memperkuat nilai-nilai kepribadian serta menghilangkan praktik kekerasan, khususnya dalam relasi senior dan junior.

"Sejak reformasi 1998, Polri telah mengedepankan kultur polisi sipil yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, kemampuan komunikasi serta pendekatan pelayanan yang humanis," ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung proses rekrutmen terpadu Polri sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.