Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasca Anjlokan di Bumiayu, KAI Pastikan Jalur Aman Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 09:57 WIB | Oleh:
Pasca Anjlokan di Bumiayu, KAI Pastikan Jalur Aman Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan Doc: Istimewa
Ket. PT Kereta Api Indonesia memastikan proses evakuasi rangkaian KA Bangunkarta yang anjlok di lintas Bumiayu telah rampung pada Selasa (7/4) dini hari. Dengan selesainya penanganan tersebut, perjalanan kereta api di jalur terdampak kini kembali dapat dilalui.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia memastikan proses evakuasi rangkaian KA Bangunkarta yang anjlok di lintas Bumiayu telah rampung pada Selasa (7/4) dini hari. Dengan selesainya penanganan tersebut, perjalanan kereta api di jalur terdampak kini kembali dapat dilalui.

Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan tim teknis di lapangan yang bekerja intensif bersama personel TNI, Polri, dan unsur kewilayahan setempat. Upaya percepatan ini dilakukan untuk memastikan jalur segera dapat difungsikan kembali secara aman.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pemulihan jalur menjadi prioritas utama perusahaan setelah kejadian anjlokan. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi fokus utama dalam setiap tahap penanganan.

"Fokus utama kami adalah memastikan seluruh jalur dapat dilalui dengan aman sehingga perjalanan kereta api kembali berjalan normal. Petugas dari unit jalan rel dan jembatan telah melakukan penguatan konstruksi rel pasca evakuasi untuk menjamin keselamatan perjalanan," ujarnya.

Sebagai bagian dari tahap pemulihan, kedua jalur di lintas Bumiayu kini sudah dapat digunakan kembali, meskipun masih diberlakukan pembatasan kecepatan. Kebijakan ini diterapkan guna memastikan kondisi rel benar-benar stabil sebelum operasional berjalan sepenuhnya normal.

Kereta pertama yang melintas pasca evakuasi adalah KA barang 2718 (Karacibon Service) yang berangkat dari Stasiun Linggapura pada pukul 03.49 WIB dan melintasi lokasi pada pukul 04.04 WIB melalui jalur hulu. Sementara itu, jalur hilir mulai dilalui oleh rangkaian PLB 255B (Jaka Tingkir) pada pukul 05.44 WIB.

Berdasarkan pemantauan petugas di lapangan, kondisi jalur dinyatakan aman untuk dilalui kereta dengan pengaturan operasional tertentu. KAI terus melakukan pengawasan intensif guna memastikan tidak ada potensi gangguan lanjutan.

Di sisi pelayanan, KAI tetap berkomitmen memenuhi hak pelanggan yang terdampak selama gangguan berlangsung. Sebelumnya, perusahaan telah mengerahkan 10 unit bus untuk membantu mobilisasi penumpang agar tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.

Selain itu, petugas di stasiun-stasiun terdampak juga disiagakan untuk memberikan informasi terkini kepada pelanggan. Layanan service recovery berupa makanan dan minuman juga telah diberikan sesuai dengan ketentuan perusahaan.

KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pelanggan akibat insiden tersebut. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses penanganan berlangsung.

"Kami sangat mengapresiasi kesabaran dan pengertian para pelanggan. KAI akan terus memperkuat pengawasan operasional guna menjaga standar keselamatan perjalanan kereta api," tutup Anne.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api secara real-time, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121 atau layanan WhatsApp resmi KAI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.