Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito

📅 Senin, 06 Apr 2026, 16:50 WIB | Oleh:
Tim SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Palangka Raya
Ket. Tim SAR berhasil menemukan korban kedua seorang ABK yang tenggelam di Sungai Barito di wilayah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Senin (6/4).

MUARA TEWEH -- Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban kecelakaan kapal di Sungai Barito, tepatnya di sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, setelah dilakukan pencarian selama dua hari.

“Kedua korban telah ditemukan dan operasi SAR dinyatakan selesai,” kata Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA. Ketut Alit Supartana di Muara Teweh, Senin.

Dia mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB saat Kapal Mitra Jaya V hendak bersandar di pelabuhan PT MPG.

Diduga terjadi benturan saat proses sandar, sehingga seorang anggota Polri dan satu Anak Buah Kapal (ABK) terjatuh ke sungai.

Korban pertama, Bripda Vikma Setiawan warga Jalan Veteran Gang Margo Rukun RT 005 RW 002 Desa Beriwit Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, ditemukan pada pukul 08.31 WIB sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban pertama ditemukan mengapung dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.

Alit menjelaskan selang beberapa waktu korban kedua atas nama Aleksandro Brianonggasa (25) seorang ABK alamat di Desa Rokirole RT 005 RW 002, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), juga berhasil ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian intensif oleh tim gabungan.

“Korban kedua ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Palangka Raya, kepolisian, BPBD Barito Utara, hingga masyarakat setempat.

Dengan ditemukannya seluruh korban, kata dia, operasi SAR resmi dihentikan dan seluruh personel ditarik.

“Kami mengapresiasi seluruh unsur SAR yang telah bekerja keras di lapangan hingga korban berhasil ditemukan,” kata AA Ketut Alit Supartana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.