Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran: Selat Hormuz Tak Akan Pernah Kembali Seperti Dulu

📅 Senin, 06 Apr 2026, 19:33 WIB | Oleh:
Iran: Selat Hormuz Tak Akan Pernah Kembali Seperti Dulu Doc: AFP/FADEL SENNA

ISTANBUL - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Minggu (5/4) menyatakan Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelumnya, khususnya bagi Amerika Serikat (AS) dan Israel, seiring langkah Teheran menerapkan pengaturan keamanan baru di Teluk Persia yang bertujuan mengecualikan pihak-pihak yang dianggap bermusuhan.

“Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi semula, terutama bagi Amerika Serikat dan Israel,” demikian pernyataan tersebut dalam unggahan di platform media sosial X.

Pernyataan itu menambahkan bahwa Angkatan Laut IRGC Iran berada pada tahap akhir persiapan operasional untuk apa yang disebut para pejabat Iran sebagai “tatanan baru untuk Teluk Persia.”

Pernyataan tersebut disampaikan beberapa hari setelah parlemen Iran menyetujui di tingkat komite rancangan undang-undang yang akan mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Media Iran melaporkan bahwa usulan tersebut mencakup kewajiban pembayaran biaya lintasan dalam mata uang nasional Iran, rial, larangan transit bagi AS dan Israel, serta pembatasan terhadap negara-negara yang terlibat dalam sanksi sepihak terhadap Iran.

Rancangan tersebut juga memuat ketentuan terkait kedaulatan Iran atas selat, kewenangan angkatan bersenjata, keamanan maritim, isu lingkungan, serta kerja sama hukum dengan Oman.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS sebagai bentuk pertahanan diri, yang menyebabkan korban dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.