Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Sembako dan Plastik Naik, Gubernur Pramono Minta Warga DKI Tak Panik

📅 Senin, 06 Apr 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Harga Sembako dan Plastik Naik, Gubernur Pramono Minta Warga DKI Tak Panik Doc: antara foto
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta masyarakat tidak panik di tengah isu kenaikan harga beberapa bahan makanan (sembako) hingga plastik.

“Nggak perlu panic buying karena semua kebutuhan utama itu stoknya masih cukup,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4).

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memantau pergerakan harga komoditas di pasar secara harian.

Meskipun terjadi gejolak pada harga produk berbahan plastik, ia memastikan bahwa kondisi inflasi di Jakarta secara keseluruhan masih berada dalam kategori terkendali dan stabil.

“Di Jakarta sampai dengan hari ini kami memantau harian, inflasinya masih terjaga dengan baik,” jelas Pramono.

Sementara itu, Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat kenaikan harga plastik mencapai 50 persen dari kondisi normal.

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengatakan, kenaikan harga plastik terjadi bertahap sejak 28 Februari 2026.

Sebelum memasuki Ramadhan harga plastik masih Rp10.000, namun dalam sepekan harga plastik naik Rp500 hingga Rp700.

“Sampai hari ini puncaknya itu naiknya di kita proyeksikan di 50 persen,” kata Reynaldi.

Tekanan biaya ini berpotensi diteruskan ke harga barang jika berlangsung lama. Pedagang mempertimbangkan penyesuaian harga untuk menutup beban tambahan.

Gangguan pasokan dipicu penutupan Selat Hormuz. Jalur ini menjadi rute utama bahan baku plastik.

“Kalau kita lihat bahan baku plastik itu menggunakan BBM, tentu ini akan mempengaruhi sekali, yang konfliknya terjadi di Timur Tengah,” jelas Reynaldi.

Sain itu, konflik tersebut juga berdampak pada bahan pangan impor seperti kedelai. Akhirnya, hal tersebut mengakibatkan harga tempe dan tahu meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.